mine (27)

3K 203 8
                                        

"Kak, cepat sini makan dulu" ajak seorang pria manis dari arah meja makan.

"Iya sun/iya yang/yes babe/ok by/otw sayang" beberapa pria membalas dengan serentak, lalu berjalan ke arah meja makan.

Setelah semuanya berada di meja makan, mereka mulai menyantap sarapannya. Mereka memakan sarapannya sambil berbincang sederhana. Tak butuh waktu lama akhirnya mereka telah siap menyantap habis makanannya dan membereskan semua peralatan makannya.

"Kak ini bekalnya jangan lupa dibawa loh dan jangan ketuker. Punya kak hee bekalnya warna biru itu nasinya gak make bawang goreng, punya kak jay yang warna hitam, kak jake yang warna coklat, kak hoon yang warna merah, punya uwon bekalnya warna kuning yang ayamnya gak make daun bawang, terus punya niki bekalnya warna oren yang gak make brokoli sama sekali" jelas sunoo dengan rinci sambil merapikan tas dan dasinya.

"Yang, dasi aku kok gak keliatan? Padahal aku gantung loh kemaren"

"Digantung apanya? Jelas-jelas kamu letakin gitu aja diatas meja belajar kamu, park ni-ki" tutur sunoo.

"Oh iya!" niki kembali ke lantai atas untuk mengambil dasinya.

"By, kaos kaki aku hilang yang di sebelah kirinya." timbul lah jay yang kehilangan kaos kakinya sebelah.

"Itu yang didekat pintu masuk kaos kaki siapa ya, jay park?" untung sunoo sabar.

"Loh kok bisa nyampe sana sih" si jay langsung lari kearah pintu untuk mengambil kaos kakinya.

"Ddeonuuuuu... Tas aku kok gak ada sih? Apa jangan-jangan tinggal di sekolah?" ini lagi jungwon tiba-tiba bilang tasnya hilang. Nasib punya rumah besar ya gini😌

"Gak mungkin hilang won, jelas-jelas waktu itu kamu pulang bawa tas kok"

"Tapi gak keliatan nu, yahh... apa aku libur aja?"

"Ishh.. Mau kamu mah itu. Tapi, yang dibawah kasur kamu itu apa ya?" sunoo mengingat kembali ketika dia ke kamar jungwon, dia melihat sebuah tas berwarna biru dongker berada dibawah kasur jungwon.

"EHH!! oiya aku gak sengaja naro tas aku dibawah kasur" jungwon mulai mengingat kembali ketika dia pulang sekolah, dia melemparkan asal tasnya ke sembarang tempat lalu dia tidur begitu saja tanpa memedulikan tasnya yang sudah berada dibawah kasurnya.

Sama halnya dengan niki, jungwon kemudian ngocar ngacir naik ke lantai atas mengambil tasnya yang berada dikamar miliknya.

Sunoo hanya bisa nepok jidat liat kelakuan suaminya.

'Pantes aja mama jen selalu pusing liat mereka, ternyata kelakuan mereka diluar nastar sekali' batin sunoo tersenyum dengan keikhlasan.

.
.
.
.
.

Setelah beberapa kerusuhan yang terjadi tadi pagi, akhirnya mereka berangkat juga kesekolah. Sunoo berangkat sama jungwon dengan mobilnya, padahal biasanya jungwon kalo pergi-pergi kemanapun pasti naik motor, tapi kenapa tiba-tiba jadi naik mobil?

Katanya jungwon sih
"kamu lagi hamil sweetie, aku gak mau kamu dan bayi kita kenapa-napa. Sebagai suami dan calon ayah aku harus bisa lebih hati-hati dan ngejaga kalian"

Sweet banget ya? Sunoo aja sampe meleyot dengernya.

"Yang, kamu gak mau libur aja?" tanya jungwon yang tetap fokus menyetir.

"Hah? Kenapa? Aku kayaknya baik-baik aja deh, kok kamu nyuruh aku libur?"

"Kamu kan lagi hamil, sayang. Apa gapapa kalo kamu tetap sekolah?"

"Hamil butuh waktu selama 9 bulan, jadi apa aku harus libur selama 9 bulan juga? Kalo gitu mah aku gak lulus-lulus won"

"Kalo kamu mau libur selama 9 bulan gapapa kok"

IRIDESCENT // Sunoo Harem (END) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang