moment (24)

3K 220 25
                                        

"Cantik banget sih anak mama" seorang wanita paruh baya tersenyum melihat anaknya yang sedang duduk menghadap kaca rias.

"Mama... " pria cantik itu membalikan tubuhnya kebelakang untuk melihat sang mama.

"Kamu udah jadi milik orang lain sekarang. Mama gak nyangka secepat ini kamu dewasa. mama inget dulu kamu masih kecil banget, papa sama mama harus jagain kamu ke mana-mana, tapi sekarang itu bukan tugas kami lagi, ada 6 pangeran yang sekarang bakal jaga kamu." ucap sang mama sambil menggemgam tangan sang anak.

"Mama... Sunoo masih milik mama papa kok. Hikss.. Sunoo juga gak nyangka bakal secepat ini sunoo lepas dari kalian.. Hikss.. " sang anak mulai terisak.

"Jangan nangis dong, sunoo sayang. Nanti make up kamu luntur loh" ucap sang mama sambil menghapus air mata sunoo.

"Sunoo bakal kangen kalian.. " sunoo memeluk tubuh mamanya.

"Mama juga. Mama pasti bakal selalu kangen anak mama yang cantik ini." mama rose membalas pelukan sunoo.

"Udah ah jangan nangis, masa di hari pernikahan kamu malah nangis" mama rose terkekeh melihat anaknya.
"Hikss.. Mama ihh.. " mama rose makin terkekeh melihat anaknya yang berusaha menahan tangisannya agar tidak menangis pecah.

"Yuhuu~ sayangnya mommy udah siap belum?" mommy jennie memasuki ruang rias.

"Udah kok mama jen.. Sunoo udah siap" balas sunoo sambil tersenyum.

"Aduhhh cantik banget sih kamu, bersyukur banget deh mommy punya mantu kayak kamu. Untung mommy gercep ngambil kamu" ucap mommy jen.

"Hahhaa iya mah" sunoo hanya bisa tertawa malu.

"Udah yok keluar, acaranya udah mau mulai nih." ajak mommy jen.

"Iya" akhirnya mereka pun keluar dari ruang rias.

.
.
.
.
.

"Park heeseung, park jay, park jake, park sunghoon, park jungwon, dan park niki, diharap maju kedepan" park bersaudara mulai berjalan kedepan.

"Kemudian kim sunoo diharap maju kedepan" sunoo berjalan ke depan dengan menggandeng sang ayah disampingnya.

Sunoo telah sampai didepan dan kemudian melepaskan gandengan tangannya perlahan.

"Tolong jaga anak saya" ucap papa june pada park bersaudara dengan suara yang pelan. Park bersaudara menganggukkan kepalanya dengan tegas dan yakin. Kemudian, Papa june kembali ke tempat duduk para tamu. Sunoo yang mendengar ucapan papanya, berusaha untuk tidak menangis.

"Para pengantin Dimohon untuk saling berhadapan" park bersaudara dan sunoo saling berhadapan.

"Ucapkan janji pernikahan"

Park bersaudara dan sunoo mengucapkan janji pernikahan satu persatu, Yang dimulai dari heeseung.
(Udahlah ya di skip aja, capek gw ngetik janji pernikahannya ಥ_ಥ )

Mereka telah mengucapkan janji pernikahannya, dan sudah sah menjadi suami istri.

"CIUM CIUM CIUM CIUM" teriak para peserta yang di pernikahan itu.

"Eh?" sunoo sudah pasti terkejut. tidak mungkinlah dia mencium orang di depan keluarganya ya pasti dia akan malu, pikir sunoo.

Tapi tiba-tiba ada yang menarik tekuknya dan sunoo merasa ada sebuah benda kenyal menyentuh area bibirnya. Mata sunoo membesar mendapat perlakuan itu.

Ternyata yang menciumnya adalah heeseung, suami pertamanya. Kemudian heeseung melepaskan tautan bibir mereka. Muka sunoo memerah, dia sangat malu diliat orang-orang.

IRIDESCENT // Sunoo Harem (END) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang