Explorer [23]

44 9 1
                                        

Kami sampai dan mendarat di Planet Tarazed, disambut dengan pemandangan yang kacau. Pesawat militer mondar mandir, robot berterbangan mencari sesuatu, asap mengepul dengan puing-puing sisa pesawat yang jatuh.

Aku melongo, menduga bahwa Zain pasti telah menyerang ke sini juga.

"Apa yang terjadi?" Pertanyaan Pancy mewakili semua yang ada di dalam kapal.

"Zain." Jawab Frank.

Pintu terbuka, kami keluar bersamaan. Semua orang sibuk dengan urusannya, tandu melayang beberapa kali melewati kami dengan seseorang terluka di atasnya.

Suara desing pesawat mendekat.

"Nebula!"

Harrington keluar dari pesawat itu, di kawal oleh Karli dan Jacob. Aku terdiam di tempat melihat Harrington dengan tergesa-gesa menghampiri kami. Aku kembali menghampiri yang lain, sedikit berlari.

"Syukurlah kau tidak apa-apa, nak. Saya menerima laporan dari Rigel, bahwa Zain telah berkhianat. Dia juga dibantu dengan beberapa prajurit untuk mengeluarkan para tahanan itu. Aku juga baru tahu mengenai hal ini, tak kusangka anak itu nekat untuk balas dendam." Harrington memijit dahinya yang berkerut.

"Balas dendam, pada siapa?" Aku yakin tak salah dengar, Harrington bilang Zain nekat ingin balas dendam.

Harrington menundukkan kepalanya. "Sebaiknya kita bicarakan ini di dalam."

Dan di sinilah kami sekarang, hanya ada aku, Harrington, Rigel, Frank, dan Serena. Saat ini kami berada di kapalku, karena suasana di dalam gedung militer sedang di lakukan penggeledahan, takut jika ada pengkhianat lagi yang masih berkeliaran di sana.

Kapal ku adalah tempat aman, tidak akan ada yang bisa masuk atau mendengar percakapan kami.

Suhu di Palka utama kian mendingin seiring dengan seriusnya tatapan Harrington. Dia menghela napas. "Konon katanya, dahulu Planet Pioneer terbentuk dari sisa-sisa bintang yang telah menjadi supernova. Membuat planet itu menyimpan banyak materi di dalamnya. Salah satu yang ditemukan adalah Materi Hidup, atau kami menyebutnya Energi Hidup. Seperti julukannya, Energi ini benar-benar hidup, namun ia membutuhkan inang, makhluk hidup untuk dikuasai. Siapapun yang menjadi inang Energi Hidup akan mendapatkan sebagian besar kekuatan dari Energi tersebut."

Planet itu tidak mengorbit bintang manapun, justru malah mengorbit inti galaksi ini. Ini jadi masuk akal, seperti yang dikatakan Harrington, Pioneer bukan planet biasa.

"Dahulu, kaum penjelajah masih tidak mengerti apa yang harus mereka lakukan, banyaknya orang-orang pintar yang berambisi mencoba menggabungkan sendiri Materi Hidup itu dalam tubuh. Namun tidak ada dari mereka yang berhasil, karena nyatanya Materi Hidup itulah yang memilih."

"Bertahun-tahun sudah, lahirlah seseorang yang mengubah pandangan kaum penjelajah, mengubahnya menjadi penjelajah sejati. Melakukan apa yang harusnya dilakukan seorang penjelajah, dia adalah nenek buyut mu."

Aku tidak pernah bertemu dengan beliau, hanya mendengar namanya saja dari ibu. Ternyata nenek mempunyai peran penting dalam kehidupan kaum penjelajah.

"Namun tidak semuanya berubah, masih ada beberapa yang melakukan percobaan itu. Walaupun berkali-kali gagal, mereka tidak menyerah. Bahkan mereka membuat lubang besar untuk memusnahkan percobaan yang berubah menjadi mutan. Termasuk kedua orang tua Zain, yang jauh-jauh datang dari planet ini ke Planet Pioneer hanya untuk mengikuti percobaan itu, dengan imbalan mereka akan dibayar sangat mahal. Naasnya mereka tidak berhasil bertahan, saat kembali ke planet ini, kedua orang tua Zain berubah menjadi mutan dan berkeliaran di rumah-rumah penduduk. Para pemimpin yang melihat itu mengambil keputusan untuk menangkap ke dua orang tua Zain, dan mengeksekusi dua mutan itu.

Zain masih sangat kecil untuk mengerti keadaannya, dia berpikir kaum penjelajah membunuh orang tuanya tanpa alasan. Dia bahkan menyangkal semua kenyataannya. Itu sebabnya Zain sangat membenci kaum penjelajah, dan berniat untuk balas dendam."

"Aku mengadopsi Zain, berharap anak itu melupakan kejadian menyedihkan yang menimpa orang tuanya. Tapi ternyata aku hanya membuat dendamnya semakin besar, ku kira anak itu sudah berubah seiring bertambahnya usia." Harrington menundukkan kepalanya, entah merasa bersalah atau merasa gagal karena tidak berhasil mengubah Zain.

Memang tidak mudah mengubah perasaan seseorang, jika bukan orang itu sendiri yang ingin merubahnya.

"Nebula, di dalam dirimu ada kekuatan besar yang berasal dari Energi Planet Pioneer. Kekuatan itu sangat besar, banyak yang mengincarnya tapi ternyata energi itu memilih dirimu. Jangan gunakan kekuatan itu di sembarang tempat."

GALAXY : The Last Explorer [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang