Chapter 16 : Siapa yang bodoh?

411 44 3
                                        


Chapter 16 update!

Happy reading!


.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.



Seorang pria yang tampak sudah berumur sedang berbincang bersama Sasori di sebuah ruangan.

"Bagaimana menurutmu? Apakah bisa?" tanya pria tua itu setelah menjelaskan project berupa penelitian kesehatan yang akan dilakukan.

Sasori tampak berpikir sejenak, "Gomen Prof, saya tidak bermaksud untuk menolak. Hanya saja akhir-akhir saya rasa cukup banyak yang harus dikerjakan,"

Pria yang dipanggil Prof itu tampak menunjukkan wajah kecewa karena penolakan Sasori.

Sasori teringats sesuatu kemudian tersenyum, "Tapi saya bisa merekomendasi dokter hebat yang dapat membantu Anda," jelas Sasori dengan senyuman

Senyum itupun menular kepada Prof Jiraiya.

🌸🌸🌸

Langit berubah dari putih terang menghiasi bumi saat ini, Sakura yang baru saja meregangkan dirinya di kursi kantin dengan beberapa makanan yang telah ia ambil.

Baru saja dirinya menyedokkan beberapa suap nasi, Sasori menghampiri gadis itu dengan senyuman.

Sasori pun memberikan sebuah kartu nama pada Sakura.

Sakura membaca nama yang tertera dalam kartu nama tersebut, "Prof Jiraiya?"

"Professorku dulu sedang mengerjakan penelitian, dan dia kebetulan membutuhkan orang untuk membantunya. Kurasa apa yang akan ditelitinya cukup sesuai di bidangmu," jelas Sasori

"Mungkinkah ini – "

"Bukan, ini murni kebetulan. Saat Prof meminta bantuan, kau terlintas dipikiranku," potong Sasori ketika tahu apa yang akan dibicarakan Sakura.

"Kau bisa membaca pikiran?" tanya Sakura

Sasori tersenyum, "Andai aku bisa, sudah pasti aku selalu membaca pikiranmu."

Sakura tampak berpikir sejenak.

"Bisakah kau membantunya? Dia juga tidak akan terlalu merepotkanmu dan kurasa ini dapat menambah pengalaman," lanjut Sasori

Sebuah mata onyx memperhatikan keduanya tak jauh.

Sakura menatap Sasori, "Hm, akan kupikirkan terlebih dahulu,"

"Jangan terlalu lama, Prof tidak suka menunggu," ucap Sasori dengan candaan

Sakura hanya terdiam tanpa senyuman, melihat hal tersebut Sasori merasa bahwa Sakura cukup terganggu dengan dirinya saat ini.

Taksa [SasuSaku]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang