'LUNA' = Polisi Wanita yang Sumpahnya Melindungi Negara dan Perempuan. Hingga diapun bertekad harus melindungi Lota, sosok yang dianggapnya adik pengganti adiknya yang sudah mati. Namun adik angkat yang diam-diam jatuh hati pada Luna.
Apa reaksi Lun...
Pergantian judul dari ANGRY LUNA menjadi LUNA & LOTA ini bukan tanpa alasan, dan kalian adalah alasannya guys karena menginginkan judul yang lebih lucu dan lebih terkesan menyatukan dua jiwa sosok lakon dalam cerita action-lover ini, dan oke aku udah ganti ya.
Sori juga jika mungkin untuk penulisan cerita Luna & Lota ini si authornya agak sedikit sensi" mulu and slalu minta kstabilan dalam jumlah votenya. Ya gimana lagi, mungkin ini sebagai apresiasi aja sih buat author, karena ini cerita udah terukir dari th 2017 silam loh, walaupun masih dalam bentuk rangka atau tengkorak saja dan belum di isikan gumpalan daging dan darahnya. 😁
Maka atas rasa jatuh hatiku kepada AH & JA lah aku siap uraikan kisah ini hanya di visual mereka. Moga kalian mengerti kenapa jadinya aku agak suka pundungan deh wkwkw, karena nulis itu gak gampil segampil jentikin jari kan guys 😲 jadi karena itu aku cuma minta apresiasinya saja dari kalian. 😗😁🙏
Back to the story.
***
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Visual Luna Jenna ketika berperang melawan musuhnya, bikin Lota Melia makin jatuh cinta... saja.
***
Hembusan nafas seakan saling terhentak berhenti, detakan jantung itu berdegup mengencang tak seimbang, relung hati terasa menggelayut ingin jatuh, penglihatan yang mengatup atas rasa ingin meresapi sentuhan lembut dua bibir mereka yang tengah saling melumat, Luna juga Lota sedang menyulam cinta yang resah diantara satu dan yang lainnya.
"Luna..." desah Lota yang sudah merasa lemas saja.
Kedua pandangan itu saling bertatapan kembali, Luna tersenyum kecil bersama rentetan jentik air haru yang ingin menyeruap kembali di upuknya, betapa terlihat sekali jika sosok ini teramat menyayangi wujud malang yang baru saja dipagutnya. Bibir basah Luna kemudian mengecup lembut di luka pipi Lota yang tertutup oleh kain perban, kemudian bergeser mengecup di pangkal hidung, mata dan juga kening Lota, kedua tangan Luna merengkuh tubuh malang dalam perasaan yang ingin selalu melindungi di segenap jiwa raganya untuk Lota, itulah yang tengah Luna ungkapkan saat ini.
Lota Melia betapa tak menyangka, sang polisi pujaannya sedang menciuminya, desir ombak jatuh hati terhadap Luna semakin berderu kencang diyakini oleh hatinya, ia melingkar pelukan erat di lekuk pinggang Luna seraya melangkah sedikit demi sedikit mundur untuk mengajak Luna agar mengikutinya... hingga kedua tubuh itupun terjatuh keatas ranjang dalam posisi tubuh Lota yang tertipa oleh tubuh Luna dan Lota tentu rela walau agak sedikit sakit di terima tubuhnya, Lota tak pedulikan itu demi percumbuan kian terus berlanjut.
Tanpa merasa ragu, tindak Luna selanjutnya adalah menyusup nan menyesap lembut di lekuk leher si wanita Amerika yang sudah berdesah itu. "Ahhh..." desah pelan Lota terdengar lagi bersama tangan yang tak pula diam, ia menyusupkan jemari masuk kedalam garis jaket diarah punggung Luna yang agak ditariknya keatas, mengartikan Lota ingin melepasnya, maka Luna memahami itu, ia melepas leather jacketnya, melepas pistol di ikat rompinya dahulu yang kini hanya wujud tanktop seksilah yang melekat di tubuh Luna, dan lalu ia kembali mencumbui tubuh Lota tersayang dengan tanpa bersuara.