TWO

4.2K 369 42
                                        

Duo J saat ini sudah ada di sebuah mall yang sangat mewah, dan tentu saja itu milik V. Semua pegawai yang sudah hafal siapa Jey langsung menyapa namja tampan itu dan hanya akan dihadiahi senyum secerah matahari olehnya.

" Nah, kau pilihlah baju yang kau inginkan. Tenang saja, aku yang akan membayarnya. " Ucap Jey yang seperti sudah tau apa yang akan Jungkook ucapkan.

" Jangan menolaknya, tuan V sendiri yang menyuruhku untuk memenuhi semua kebutuhanmu Jungkook. Dan satu hal yang harus kau tau, tuan V tidak menerima penolakan atau dia akan marah besar nanti. Jadi pilihkah sesukamu. "

" B-baik Hyung. " Jungkook pun masuk kedalam toko pakaian yang ada di depannya, BALENCIAGA. Sedangkan Jey menunggu di sebuah kursi kayu. Untuk sesaat Jungkook sibuk memilih baju atau celana mana yang akan ia beli. Tapi, saat melihat harga baju itu ia sungguh kaget. Bagaimana bisa harga sebuah baju melebihi harga motor? Apa mereka tidak waras menjual baju semahal itu? Bahkan menurut perkiraan Jungkook, kalau ia ingin membeli baju itu, ia harus mengumpulkan uang gajinya selama setahun.

" Bagaimana? Sudah memilih? "

Jungkook menatap Jey ragu, tangannya meremas ujung bajunya yang bahkan belum ganti dari ia keluar dari rumahnya.
" H-hyung, apa t-tidak ada baju y-yang harganya le-lebih murah? D-disini terlalu mahal. N-nanti kalau uang t-tuan V habis bagaimana? " Ucapnya terbata.

Jey terkekeh perlahan, tapi ia paham kekhawatiran Jungkook, tapi yang lebih penting, ia juga harus mematuhi perintah sang bos. Dengan lembut ia mengusak surai arang si manis.

" Tenang saja, V tak akan kehabisan uangnya. Lagipula ini mall miliknya, jadi kau bebas memilih apapun yang kau suka. "

" Tapi__"

" Sssttt, daripada kau bingung lebih baik aku yang memilihkan pakaian untukmu. Apa warna kesukaanmu? "

" H-hitam dan abu-abu Hyung. "

Jey mengangguk dan menyuruh Jungkook untuk duduk saja sedangkan ia yang mengambil bajunya. Jey mengambil banyak pakaian dari mulai kaos, kemeja, celana pendek, celana panjang, bucket hat, bahkan sepatu ( kalau masalah dalaman, jangan ditanya ya, itu privasi).

Jungkook sampai tak habis pikir, kenapa pria itu semangat sekali? Lengannya sudah penuh dengan baju, begitupun tangan pramuniaga yang mengikutinya. Saat sudah selesai, Jey memanggil Jungkook agar ikut dengannya ke kasir.

Alangkah terkejutnya Jungkook, saat semua belanjaannya ditotal harganya hampir mencapai seratus juta won lebih. Rasanya dia akan pingsan sekarang juga.

" Ayo. Tolong bawa dan masukkan semua paperbag ini ke mobilku. " Jey mengajak Jungkook pergi dan menyuruh satu orang karyawan untuk membawa semua belanjaan itu.

" Baik tuan. " Karyawan yang ditunjuk langsung melakukan tugasnya. Ia tau siapa Jey, walaupun pria itu ramah dan murah senyum, tapi ia bisa jadi sangat mengerikan jika sudah dalam mode serius. Sebelas duabelas dengan sang pemilik mall, tuan V.

" Apa kau butuh yang lain? " Jungkook menatap Jey horor sambil menggeleng ribut. Dia tidak mau lagi, bahkan seumur-umur ia membeli baju, baru kali ini ia menghabiskan jutaan won. Kalau toko yang baru saja ia masuki saja semahal itu, apalagi toko yang lain? Bisa jadi lebih mahal. Tidak tidak, ia tidak mau dicap matre atau memanfaatkan kebaikan orang lain.

" Tidak usah Hyung, itu sudah lebih dari cukup. Aku hanya butuh semua buku kuliahku yang tertinggal dirumah. "

Jey berfikir sebentar dan mengangguk.
" Aku akan menyuruh seseorang untuk mengambil semua bukumu dan juga perlengkapan yang lain. Tuan V tidak mengijinkanmu pulang ke rumah lagi, karena kau sudah menjadi milik tuan V, kau mengerti? "

~ MY COOL HUSBAND ~ { TAEKOOK }Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang