"Mommy..."
Changbin menoleh kearah Jisung yang menatapnya dengan mata bulat. Changbin menggendong makhluk menggemaskan mirip tupai itu lalu mencium pipinya sayang.
"Kenapa?" tanya Changbin sambil merapikan rambut lembut Jisung. Jisung memeluk leher Changbin.
Changbin tau ada sesuatu yang anaknya inginkan. "Sungie mau apa hm?" tanya Changbin lembut. Jisung menatap Changbin, membulatkan matanya yang menggemaskan itu agar Changbin luluh.
"Ayo bikin surprise event untuk mama Jinnie!" ucap Jisung. Changbin mengernyit bingung. "Kenapa Sungie ga nanya Felli atau Papa Minho aja?" tanya Changbin lagi. Jisung mengerucutkan bibirnya.
"Felli bilang papa nya sering sibuk. Jadi ga mungkin papa Hoho mau bikin surprise ke mama Jinnie" ucap Jisung pelan. Changbin terkekeh. "Terus? Hanya karena itu? Gimana kalau tiba-tiba Papa Minho punya surprise untuk Mama Jinnie?" ucap Changbin pelan.
Jisung memainkan jari-jari Changbin, masih mengerucutkan bibirnya. Changbin menggeleng pelan.
"Umm.. Gimana kalau kita nanya ke Papa Minho. Jadi kita bisa bikin surprise ke Mama Jinnie bersama. Mau?" Jisung menatap Changbin berbinar. Dia mengangguk laju.
"Kalau gitu Sungie bilang ke Daddy. Biar daddy nanya ke Papa Minho, okay?" Jisung kembali mengangguk. Turun dari gendongan Changbin lalu berlari mendekati Chan yang sibuk dengan layar laptop nya.
Jisung memiringkan kepalanya lucu. Emang anak ChanChang gemes nya ga ketulungan anjir.
"Kenapa Sungie natap Daddy gitu?" tanya Chan. Dia gigit pipi dalamnya, ga tahan dia mau cium Jisung.
Jisung duduk di pangkuan Chan, tutup mata Daddynya supaya ga lihat layar laptop terus.
"MOMMY! DADDY SELINGKUH!"
"HEH ANAK DURHAKA!"
Changbin geleng kepala doang. Emang udah biasa kok. Setiap kali Chan fokus sama kerjanya Jisung pasti bilang Chan selingkuh. Pas di tanya pelakor nya siapa, katanya berkas sama laptop Daddy. Kan Changbin capek.
Jisung ketawa ngakak. Lihat mata ketakutan daddynya serasa seru banget njir. Chan itu takut sama bini sendiri.
"Mau apa sih risih banget" kata Chan. Natap Jisung yang ada di pangkuannya. Jisung natap Chan dengan mata bulatnya. Kalau Changbin sih udah biasa sama Jisung, tapi kalau Chan engga. Jarang banget Jisung mau jadi menggemaskan di depan Chan. Selalunya menyebalkan :)
Chan gigit bibirnya. Tahan tahan, kalau di cium nanti nangis nyari Mommy.
Jisung cerita apa yang dia bilang ke Changbin tadi. Chan cuma nyimak anaknya ngoceh.
"Jadi.. Sungie mau Daddy nanya ke Papa Minho dia siapin surprise untuk Mama Jinnie atau engga?"
"Eung!" Jisung mengangguk lucu.
"Umm. Boleh. Tapi Daddy mau kiss~" Jisung mendekatkan pipinya, dengan cepat Chan mencium berkali-kali pipi chubby anaknya sampai Jisung ketawa kegelian.
Changbin menatap lembut ayah dan anak yang ada di ruang tamu itu. Sungguh bahagia.
"Kak. Kakak lupa ya 2 hari lagi hari apa?"
"Emang hari apa sih dari tadi malam nanya mulu. Malem jumat kliwon?"
Hyunjin mengerucutkan bibirnya. Menatap Minho yang sedang memakai baju kerjanya. Ganteng sih. Tapi lakinya gaada romantis sama sekali.
"Ngomong sama kakak kayak ngomong sama babi"
"Istrinya Chan?"
"Gue bilangin Changbin ya lo"
KAMU SEDANG MEMBACA
Keluarga Ter Racha Racha SS 1/2 (End)
FanfictionCouple nya mashup. Keluarga nya terdiri daripada: 3Racha Danceracha Vocalracha mereka tetangga paling berisik (sebenarnya mau bilang kecuali Vocalracha. Tapi hmm...) Untungnya di komplek itu cuma ada mereka. ya yang tinggal di situ semuanya holkay...
