"PAPA HOHO! KATA MOMMY KALO NGINTIP MATANYA BINTITAN TAU"
Minho tertawa ngakak saat melihat wajah kesal milik Jisung.
Jadi Jisung sekarang ada di rumah HyunHo karena Chan dan Changbin harus pulang ke Yongin, ada urusan mendadak tapi ntar sore bakal pulang ke rumah lagi. Jadinya Minho jemput Felix dan Jisung.
Jisung ga nangis kok. Jisung anak kuat walaupun ada sedih-sedih nya. Ya di tinggal.
Jisung baru selesai mandi di mandiin sama Hyunjin. Pas lagi ganti baju Minho dengan iseng ngintip, karena risih, ya Jisung teriak.
"Anak Changbin, Kak. Entar kalau kak Changbin tau kamu jailin anaknya bisa ngamuk" Hyunjin kesal dengan kelakuan Minho yang emang kadang kek om pedo. Jisung dengan cepat sembunyi di belakang Hyunjin.
"Papa Ho kek tai"
Dan setelahnya, terdengar suara ngakak Felix dan ketawa kecil dari Hyunjin. Oh jangan lupa Minho yang natap datar kearah Jisung.
Astaga mulutnya kek Changbin.
"Emang, Sung. Kadang tuh aku bingung mana tai mana Papa" kan. Di tambah dong.
Inget ya papa mama Felix itu 11 12 aja kek Felix.
Ngakak lagi. Akhirnya Hyunjin dengan lembut menyuruh mereka berhenti ketawa, sepertinya Minho siap mengigit kedua buntalan menyebalkan ini kapan saja.
Hyunjin mengajak mereka ke dapur untuk makan siang. Mereka makan dengan tenang walau kadang teriak-teriak, karena Minho jailin Jisung lagi.
Seru tau jailin anak Changbin. Muehehe.
Setelahnya, anak-anak sibuk dengan tugas sekolah mereka. Hyunjin naik ke kamar untuk mengambil baju kotor, sedikit kaget saat merasakan tangan yang memeluk pinggangnya dari belakang.
"Felix lagi sibuk sama Jisung. Bikin dedek yuk" Hyunjin memutar bola mata nya jengah. "Dedek mulu yang dipikirin! Aku sibuk, kak!" Hyunjin mencoba melepaskan pelukan Minho namun apalah daya nya yang lemah ini, yang udah ga ngegym selama 5 tahun. Sedangkan Minho bisa dikatakan setiap hari ngegym sama Chan.
"Ga boleh. Biar nanti aku yang urusin semuanya. Boleh dong, yaanggg~" Minho mengerucutkan bibirnya. Lucu sih, kek tai.g
"Congor mu. Kakak urusin diri sendiri aja ga bisa mau ngurusin rumah. Nanti Felix nyari aku, gamau ah! Ini masih siang juga" ucap nya dan melepaskan pelukan Minho kasar.
Minho kesal. Dia lagi sange tau.
"Jinnie~"
"Geli, kak. Mending tobat deh"
Minho menghentakkan kakinya kesal. Terdengar suara-suara tuyul yang tertawa. "Hehe, Papa ga dapet coklat dari Mama ya?" Felix bersuara. Karena selalunya kalau Felix ga dapet coklat dari Mama dia bakal hentak kaki nya sambil nangis.
"Iya coklat. Coklat strawberry putih" balas Minho asal. Felix memiringkan kepalanya lucu. "Coklat strawberry putih? Emang ada? Maauuu" balas Felix melompat-lompat pelan. Jisung yang menyimak ikut melompat pelan. "Sungie juga maauu"
Minho tersenyum miring. "Kalian juga punya kok." perusak otak anak kecil ini mah. Jisung dan Felix tambah bingung. "Manaaa. Gaada, Pah!" balas Felix kesal.
Jangan tanya Hyunjin, rasa ingin mencekik suaminya sangat tinggi. "Sudah! Tugas sekolah kalian udah selesai? Kalau sudah bobo siang yuk" Hyunjin keluar dari kamar sambil menggandeng tangan Jisung dan Felix.
"Hyunjin aku mau jatah!"
"Jatah pala mu!"
"Jatah? Itu coklat juga, mama?"
Selamatkan Hyunjin tuhan.
"Maaf ya nyusahin"
"Engga kok. Aku senang Felix punya teman main"
Changbin mengangguk. Menggendong Jisung yang tertidur di pelukannya. "Maaf ya, Sungie." ucap nya pelan mengusap surai coklatnya. Changbin menatap Chan dan Minho yang mengobrol.
"Ho. Buset muka lu kek ga dapet jatah dari istri"
"Emang sih. Tuyul nya ada dua jadi nya susah"
Chan tertawa ngakak, menepuk pundak Minho pelan. "Kapan-kapan antar aja Lixie ke rumah gue. Lu bisa kelonan sama istri lu kek gue sama Changbin tadi, ups" Minho menatap Chan tak percaya. "Buset lu sengaja? Anjing lu" Minho kesal. Chan kembali tertawa.
"Anjing gue ada di Australia lho. Yaudah gue pulang dulu ya" ucap Chan dan di balas dengan anggukan oleh Minho.
Chan mendekati Changbin dan mencium pipi Jisung pelan. Jisung terbangun. "Umm mommy. Sungie mau coklat"
Okay Hyunjin udah keringat dingin. Please, Jisung dari tadi cuma diam pas Felix ngomong tentang masalah 'coklat', dia pikir Jisung ga paham dan ga akan ngomong tentang itu tapi nyatanya dia salah.
"Coklat? Nanti Mommy beliin, okay?"
"Coklat strawberry putih sama coklat jatah?!"
Antusias sekali. Gatau aja Hyunjin dan Minho yang mendengar saling menatap. Bahkan sekarang Chan dan Changbin yang terkejut menatap mereka tajam.
Hyunjin menatap marah kearah Minho yang menelan ludahnya gugup.
LEE MINHO TAAAAAAAIIIIII!!!!!!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Keluarga Ter Racha Racha SS 1/2 (End)
ФанфикшнCouple nya mashup. Keluarga nya terdiri daripada: 3Racha Danceracha Vocalracha mereka tetangga paling berisik (sebenarnya mau bilang kecuali Vocalracha. Tapi hmm...) Untungnya di komplek itu cuma ada mereka. ya yang tinggal di situ semuanya holkay...
