Katanya Mau Nikah

370 33 4
                                        

Felix dengan cepat menarik tangan Jisung yang terlihat ragu-ragu, menenangkan nya dan berjalan bersama masuk ke dalam butik.

"Halo! Atas nama Lee Felix?" Felix mengangguk, duduk di sofa dan menunggu seseorang untuk datang.

"Aku takut, bagaimana kalau kakek dan nenek ga suka sama aku?" kata Jisung. Felix tersenyum, mengusap surai Jisung pelan. "Kakek sama nenek udah kenal kamu, kok. Tenang aja" balas Felix.

Setelahnya, terdengar langkah mendekati mereka. Felix tersenyum dan membungkuk hormat, begitu juga dengan Jisung.

"Felix! Astaga kamu sudah sebesar ini. Ini calon kamu, ya?" Kento bersuara, menepuk pundak Felix dan berdecak kagum. Tidak menyangka anak laknat modelan kek Minho bisa membesarkan Felix yang tampan seperti ini.

Felix hanya tertawa. Mengangguk dan menggenggam tangan Jisung erat. "Kenalkan ini Bang Peter Jisung. Calon istri aku" ucap Felix, membuat Jisung kembali membungkuk hormat. Mina mendekat, mengusap surai Jisung pelan.

"Cantik sekali. Ayo ikut dengan nenek. Nenek mau fitting baju pernikahan kamu nanti" ucap Mina, membuat Jisung menatap Felix tak percaya.

Sejak dari awal memang terasa aneh karena Felix mengajak nya ke butik pengantin, Jisung tidak terlalu memikirkan tentang itu karena dia lagi panik mau ketemu kakek nenek Felix.

"Lixie?"

"Aku udah ngomong sama Mommy dan Daddy. Tanggal pernikahan nya 25 bulan depan" ucap Felix tanpa beban. Jisung melongo tak percaya, tangan nya di tarik oleh nenek untuk ke fitting room.

Felix duduk bersama Kento di ruang menunggu. "Kakek jadi keinget waktu Minho yang bikin surprise ke Mama kamu. Gaada angin gaada hujan tiba-tiba udah siap sama tanggal nikah" kekeh Kento.

"Tapi kamu tau, kan? Kamu harus menjadi ketua keluarga yang baik."

"Tolong jangan ulangi kesilapan kakek"

Felix menatap Kento, mengusap pundaknya pelan. "Aku tidak akan mengulangi kesilapan kakek yang dulu. Papa cukup mengajarkan aku bagaimana menjadi orang yang bertanggungjawab. Kakek gausah khawatir. Anak semata wayang kakek itu walaupun menyebalkan, tapi dia ayah yang keren kok" kata Felix, membuat Kento terkekeh pelan.

"Aku selalu bangga dengannya, Felix. Dan akan terus seperti itu. Dia anak yang manis, cuma aku yang merusak jiwa nya." balas Kento. Felix hanya diam, tersenyum mengingat tingkah absurd Minho.

"Terima kasih sudah merusak jiwa nya, rumah kami ga pernah sunyi lagi. Ada saja drama nya" kata Felix. Kedua nya ketawa.

"Sudah selesai! Felix lihat ini. Bagaimana?" suara Mina membuat mereka menatap Jisung yang sedang menunduk malu.

Felix terpesona. Jisung semakin cantik dengan sedikit riasan di muka, bersama dengan baju berwarna putih dan bunga di tangannya.

Felix, jatuh cinta lagi.

Felix mendekati Jisung, menatapnya tepat ke matanya. Jisung tersenyum dengan wajah yang memerah.

Felix mendekat, ingin mencium bibir Jisung namun...

PLAK!

"Dasar ! Katanya mau nikah! Harus sabar dong! Ayo Jisung kita fitting lagi" Mina dengan cepat menarik tangan Jisung menjauh dari Felix.

"Yah kalian sama. Sama sama sangean"

Felix mendelik tajam kearah Kento yang minum kopi miliknya.












































Niatnya mau hiatus tapi sayang banget sama cerita ini huweee.

Udah mau end guys, eh udah berapa kali aku ngomong ini? He

Tapi aku bakal slow update mungkin. Maaaaaafffff banget.

Byee

Keluarga Ter Racha Racha SS 1/2 (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang