Setelah seharian mendengarkan guru di kelas sekarang tibalah waktunya pulang sekolah.
Kringgg
Suara bel tanda waktunya pulang pun berbunyi
"Akhirnya pulang jg"ucap Desy teman sekelas si kembar
"Iya wey kuping gw dah panas dengerin tuh guru ngomong, masuk ke otak gw jg enggak" jawab Sisca
"Cani ayo pulang Gege laper nih" kata Gracia
"Ntar dulu aku masukin bukunya dulu" jawab Shani sambil membereskan alat tulisnya
"Ih kamu mah lama" ucap Gracia
"Iya ini udah tuh, ayok itu kak shanju udah nunggu di depan kelas" jawab Shani sambil narik tangan Gracia
"Hai Tante, Tante udah lama nunggunya" sapa Gracia ke sih kakak sulung sambil melambaikan tangan kanannya 👋
"Gak usah mulai ya gre" sewot shanju
Sementara Shani hanya melihat saja perdebatan antara sang kakak dan kembarannya.
"Eh Tante nanti kita beli siomay dulu ya di depan dekat gerbang selagi nunggu pak Mamat" kata Gracia
"Iya-iya bawel banget sih dan stop panggil gw Tante ya gre" jawab shanju
Saat tibanya mereka di luar gerbang Gracia langsung narik tangan kedua kakaknya menuju ke tukang siomay
"Mang siomaynya tiga ya dua pake bumbu kacang pedes dan yg 1 siomaynya aja gak pake bumbu kasih kecap manis aja" ucap Gracia
"Ok siap atuh neng, mohon di tunggu ya" ucap kang siomay
Saat mereka sedang nunggu pesanan mereka jadi tiba-tiba ada seekor anak kucing lucu yg nyamperin mereka dan bermain di kaki shanju.
"Iihh lucu banget anak kucingnya" ucap Shani sambil tangannya ingin menggapai anak kucing tersebut
Gracia yg tidak sengaja meliat yg ingin di lakukan oleh Shani pun langsung bergegas menjauhkan anak kucing lucu itu, agar tidak bisa di gapai oleh Shani
"Huff hampir aja" kata Gracia sambil meletakan anak kucing itu ke tempat yg jauh dari jangkauan Shani
Sedangkan Shani dia sudah cemberut dengan bibir melengkung ke bawah, karena tidak bisa memainkan anak kucing lucu itu
Shania yg melihat Gracia yg sangat posesif terhadap Shani hanya tersenyum melihatnya, karena Shani alergi bulu kucing mangkanya Gracia dengan sigap senjauhkan hewan lucu tersebut dari jangkauan Shani.
"Ini neng pesanannya" ucap kang siomay
"Oh iya, makasih pak" ucap shanju
"Sama-sama neng" jawab kang siomay
" Udah gak usah cemberut gitu, itu siomay di makan nanti keburu pak Mamat Dateng" Kanta shanju
"Iya" jawab Shani dengan muka yang masi di tekuk
Sementara Gracia dia udah makan dari tadi tanpa di suruh
Saat mereka bertiga sedang asik makan anak kucing berbulu putih itu datang lagi, tapi kali ini tanpa sepengetahuan Gracia dan shanju.
Shani yg memang sangat menyukai kucing tersebut pun langsung menggapai anak kucing itu dan memainkannya, mulai dari mengelus bulunya bahkan mencium anak kucing lucu itu, sampai-sampai iya melupakan siomaynya
Gracia yg melihat Shani merunduk dari tadi pun bingung, apa yg sedang kembarannya itu lakukan?
Dan tak berselang lama pak Mamat pun datang, mereka pun langsung masuk ke mobil setelah membayar siomaynya
KAMU SEDANG MEMBACA
Twins SHN
Short StoryKisah tentang dua anak kembar yg memiliki sifat yg berbeda saat di dalam rumah dan luar rumah Penasaran sama kisahnya? Yuk langsung baca aja Ini jg cerita pertama saya jadi mohon maaf kalo masih banyak kekurangan 🙏 GxG ❌ Dewasa ❌
