Terbangun dari koma

1.7K 154 4
                                        

Mata Travis perlahan terbuka, memperlihatkan orang orang yang menunggu nya bangun, bahkan samar samar ia melihat wajah Haruto disana

"Travis! " Sontak Jeongwoo memeluk Travis erat, seakan tak ingin kehilangan Travis

" Travis Jeonn" Ujar Jungkook, mengelus lembut surai hitam anaknya

" Hei! Travis memiliki dua marga! "  Ujar Lisa kesal

" Mama"

Travis segera memeluk mamanya, menenggelamkan kepalanya kepundak mamanya

Hhh, Jeongwoo iri. Mengapa bukan dia yang Travis cari? mengapa Lisa?

.

Mereka semua sudah pulang, menyisakan Jeongwoo dan Travis disini. Keduanya diam tak ada yang memulai membicaraan

Travis menatap Jeongwoo yang sedang bermain game, ia juga ingin melihat game yang dimainkan Jeongwoo namun tidak bisa.

" Jeonguu"

Jeongwoo terdiam, apa yang Travis katakan? Jeongu?

"Lu manggil gw apa? "

"Jeongu, kenapa? "

" Gak, gakpapa" Ujar Jeongwoo

Lalu Jeongwoo fokus lagi kepada gamenya

Travis smirk. Ia tau Jeongwoo deja vu dengan kata 'Jeongu'  panggilan dari mantan kekasihnya

" Kenapa tiba tiba lu manggil gw Jeongu? " Tanya Jeongwoo

"Kenapa? namanya lucu" Balas Travis.

" Jangan panggil gw Jeongu. "

"Lah? tapi kan gak ada orang lain yang manggil lu Jeongu" Ujar Travis, menyembunyikan senyumnya

"Ck."

Jeongwoo pergi begitu saja, meninggalkan Travis  sendirian. Padahal Travis memanggil Jeongwoo untuk meminta bantuan, meski sedikit ingin membuat Jeongwoo deja vu sih

.

Jeongwoo pergi dengan motor kesayangannya menuju ke taman. Taman itu sepi, mungkin karena sudah sore

"Gw jadi kangen Haruto" Ujar Jeongwoo dengan nada kecewa

Andai saja Haruto tidak bunuh diri, mungkin ia masih menjadikan Haruto sebagai pelampiasannya eh bukan pelampiasan deng, kekasih.

"Langit begitu indah. Sama dengan Haruto" Ucap Jeongwoo, menatap langit malam yang gelap

"Baa! "

"Ngagetin aja sih. "

" Hhee, gw temenin lu ya? kasian banget kaya orang ilang" Ujar wanita itu

"Gausah. " Balas Jeongwoo singkat

"Jahat  bener lu anjir, gw kan cuma mau nemenin luu"

"Kita gak kenal, gausah sok asik"

"Yaudah kalau gitu, ayo kita temenan! " Ujar wanita itu sembari tersenyum

"Gw gak mau. " Balas Jeongwoo

"Kenapa? yaudah gw bakal mulai duluan, salam kenal ya gw Kim Jiwon! lu bisa panggil gw Liz. " Ujar Liz

 " Ujar Liz

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Terserah." Jeongwoo berdiri lalu berjalan menjauh dari wanita yang ia temukan di taman

"Padahal gw cuman mau temenan" Lirih Liz

Suara langkah kaki terdengar ke indra pendengar Liz, mendengar itu Liz menengok ke arah suara langkah kaki tersebut

"Arghh, kenapa gw selalu ketemu sama lu si? " Ucap Liz dengan nada kesal

"Hhe" Ucapnya tersenyum

"Hhe" Ucapnya tersenyum

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


" Udahlah gw mau pergi. " Liz berdiri, melangkah menjauh dari perempuan itu

"Liz! tunggu Ujinn" Wanita yang memanggil dirinya ujin pergi mengejar Liz

"Hhh, apa dosa gw dimasa lalu sampe ketemu sama lu terus! "

Wanita itu menatap Liz dengan tatapan sedih

"Liz jahat banget sama ujin! apa karena cowok tadi? "

Liz memutar bola matanya malas

" Lu gak perlu tau Yujin. " Liz melepaskan tangan Yujin dari lengannya, lalu meninggalkan Yujin begitu saja

"Sialan!" Umpat Yujin kesal.
.

" Travis? "

Seketika Travis menengok ke arah suara yang memanggil namanya

"Ngapain? bukannya tadi pergi? bukannya Jeongu marah sama Avis? "

Jeongwoo terkekeh, calonnya sangat lucu. Mirip dengan Haruto

" Maaf yaa, tadi aku kebawa emosi" Ujar Jeongwoo, mengelus surai lembut Travis

"Iyaa, eumm Jeongu minta tolong ambilin minum dongg" Ujar Travis sembari tersenyum lucu

Jeongwoo terkekeh lalu mengambil gelas yang berada disebelah tempat tidur Travis

"Sekarang Avis bobo yaa"

Travis mengangguk lucu. Ia memeluk lengan Jeongwoo lalu tertidur pulas, seperti bayi yang sedang tertidur

...



Mati. [ JeongHaru ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang