"Lah? tapi kan gak ada orang lain yang manggil lu Jeongu" Ujar Travis, menyembunyikan senyumnya
"Ck."
Jeongwoo pergi begitu saja, meninggalkan Travis sendirian. Padahal Travis memanggil Jeongwoo untuk meminta bantuan, meski sedikit ingin membuat Jeongwoo deja vu sih
.
Jeongwoo pergi dengan motor kesayangannya menuju ke taman. Taman itu sepi, mungkin karena sudah sore
"Gw jadi kangen Haruto" Ujar Jeongwoo dengan nada kecewa
Andai saja Haruto tidak bunuh diri, mungkin ia masih menjadikan Haruto sebagai pelampiasannya eh bukan pelampiasan deng, kekasih.
"Langit begitu indah. Sama dengan Haruto" Ucap Jeongwoo, menatap langit malam yang gelap
"Baa! "
"Ngagetin aja sih. "
" Hhee, gw temenin lu ya? kasian banget kaya orang ilang" Ujar wanita itu
"Gausah. " Balas Jeongwoo singkat
"Jahat bener lu anjir, gw kan cuma mau nemenin luu"
"Kita gak kenal, gausah sok asik"
"Yaudah kalau gitu, ayo kita temenan! " Ujar wanita itu sembari tersenyum
"Gw gak mau. " Balas Jeongwoo
"Kenapa? yaudah gw bakal mulai duluan, salam kenal ya gw Kim Jiwon! lu bisa panggil gw Liz. " Ujar Liz
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Terserah." Jeongwoo berdiri lalu berjalan menjauh dari wanita yang ia temukan di taman
"Padahal gw cuman mau temenan" Lirih Liz
Suara langkah kaki terdengar ke indra pendengar Liz, mendengar itu Liz menengok ke arah suara langkah kaki tersebut
"Arghh, kenapa gw selalu ketemu sama lu si? " Ucap Liz dengan nada kesal
"Hhe" Ucapnya tersenyum
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" Udahlah gw mau pergi. " Liz berdiri, melangkah menjauh dari perempuan itu
"Liz! tunggu Ujinn" Wanita yang memanggil dirinya ujin pergi mengejar Liz
"Hhh, apa dosa gw dimasa lalu sampe ketemu sama lu terus! "
Wanita itu menatap Liz dengan tatapan sedih
"Liz jahat banget sama ujin! apa karena cowok tadi? "
Liz memutar bola matanya malas
" Lu gak perlu tau Yujin. " Liz melepaskan tangan Yujin dari lengannya, lalu meninggalkan Yujin begitu saja
"Sialan!" Umpat Yujin kesal. .
" Travis? "
Seketika Travis menengok ke arah suara yang memanggil namanya
"Ngapain? bukannya tadi pergi? bukannya Jeongu marah sama Avis? "
Jeongwoo terkekeh, calonnya sangat lucu. Mirip dengan Haruto