Menceritakan dimana sebuah rasa tumbuh dari rasa penyesalan dan penyesalan.
Kepercayaan dan kekecewaan tidak akan tumbuh hanya karena kita berbeda atau kita sama.
Build harus menjadi orang lain demi kebebasan yang ia impikan...
" jaga Nongku..."
Aku datang untuk kalian yang setia nunggu Buat sider, tolong close aja
Buat yang neror... Sorry belum kepikiran ya
Kapan-kapan deh kalau sempat
.
.
.
.
Happy Reading
.
.
" Open your eyes and show your love for the world"
.
.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Bas sedang mengerjakan beberapa aplikasi baru pada senjata rakitan miliknya melanjutkan pekerjaan milik senior yang kini sedang beristirahat di kamar yang memang disediakan untuk para pekerja IT beristirahat terlebih mereka tidak membiarkan ruangan kosong barang satu detikpun. Berterima kasih pada Thana yang memaksa Bas bekerja sama dengan Arm, ahli IT milik Bible yang memang bertugas mengamankan informasi apapun milik bos nya dengan alasan Thana tidak mau Bible menyembunyikan informasi tentang Build darinya. Karena Thana tahu jelas jika seorang manusia seperti Bible pasti akan mendapatkan apapun yang ia mau secepat ia memiliki kesempatan.
Mereka bekerjasama setelah satu bulan kesayangan semua orang meninggalkan orang-orang yang mencintainya entah kemana.
Tit
Tit
Brak!
Bas terlonjak ketika sebuah suara mengagetkan dirinya yang sedang berkonsentrasi merakit aplikasi pada senjata. Suara tenang dan konsentrasi penuhnya terpecahkan oleh suara sound sistem yang ang memang terpasang di ruang kedap suara di besment mansion keluarga Summetikul.
Di layar monitor terpampang jelas kerlipan suatu bergerak.
" Biu????!!!! "
Ya, titik itu muncul dan bergerak meninggalkan suatu tempat awal mendekati kota. Titik yang merupakan sinyal GPS yang selama ini Bible dan Arm nanti kemunculannya setelah hilang 5 tahun yang lalu.