Chapter Twelve

12 1 0
                                        

"Sekawan kumbang merah, terbang berkilauan menyinari langit-langit, seketika hujan pun turun mengikuti kesedihan di pagi hari ini"

"Henti seketika"

Waktu pun berlalu, kami pun pulang serentak bersama-sama

Seketika aku pun berpikir dengan pernyataan Jorony dan Firly tentang masalalu nya Nadya, yang katanya berkebalikan dengan sifat dahulu

Aku juga di buat penasaran tentang hal itu, lalu aku pun untuk saat nya bertanya tentang itu

Saat berpapasan dengan mereka di jalan pulang saat ini

Nah kebetulan mereka datang, setelah sekian 3 menit aku menunggu di depan gerbang sekolah

"WOII, frans belum pulang lu?" Ujar Zhen yang sedang berjalan melewati diriku

"Lah iya Frans, mengapa belum pulang?"
"Pasti nungguin aku ya?" Sahut Firly dengan wajah memerah dan ke gèer'an

"Ya enggak lah, Ly!, aku sedang menanti sesuatu" ucap ku

"Hee, lantas menunggu apa lagi Frans?" Ucap Firly

Lalu aku pun celingak-celinguk ke depan belakang, menanti kan sosok Nadya..

Eh bukan maksud ku menanti si Jorony teman sekilas, di saat itu juga kebetulan sekali

Ada Jorony, Mai, dan juga si cantik Nadya

"NAH ini dia orang nya!" Ucap sambil menunjuk ke arah si Jorony

"LAH KOK nunjuk-nunjuk Frans?" Kata Jorony dengan wajah terheran-heran

Kemudian pun aku merangkul si Jorony ini lalu membisikan sesuatu,

"Jor!, sekarang kita kan dah jadi temen nih."

"Iya" Jorony sambil berbisik juga

"Bagi tahu cerita tentang masalalu nya si Nadya dong, soalnya itu membuat ku penasaran tau!" Bisik ku sambil menengok ke arah Nadya

"Apa Frans?" Ucap Nadya dengan tatapan dingin nya

"Ehh enggak" ujarku sambil membelakangi badan Jorony, dan berbisik kembali

"Sudah Jorony, cepat beri tahu aku tentang Nadya itu" ucap ku sambil berbisik

"Ahh susah, mending kau send nomor mu sini!" Kata Jorony

"Oh oke, 08-" bla bla bla

"Oke siap, nanti gua chat" kata Jorony

Aku pun mengacungkan jempol ke arah Jorony, lalu kami pun berbalik badan

Namun tiba-tiba mereka semua menghilang dari hadapan kami

"Lah kok"

"ayo Frans kita pergi" kata Jorony sambil mengajak ku

Kita berdua pun lari keluar, untung saja mereka masih tidak jauh sangat dari hadapan kita

"WOI TUNGGUIN LAH" ujar Jorony sambil berlari tergesa-gesa ke arah mereka

Selamanya Teman Frans (On-Going)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang