Sebebasmu
.
Sudah saat nya kita memulai hari yang baru dilingkungan ini, sebagaimana wajarnya orang-orang saat berteman dan mungkin bersahabat.
"Ayo Frans!, Lebih baik kita susul Zhen dan kita bantu dia untuk mengerjakan PR nya" seruan Nadya pada Frans.
Tatapan nya begitu dingin!, Seolah-olah diriku terasa terintimidasi oleh nya.
Tetapi diselingi wajahnya yang begitu aduhai,
"Ayo Frans jangan bengong aja, kamu susul sana si Zhen yang udah kepanikan." Ucap Firly sambil menepuk pundak nya Frans.
"I, iya" kata ku sambil meninggalkan mereka berdua.
"Ayo Nad, kita ke kelas!" Ajak Firly ke Nadya.
***
Sesampainya dikelas, kini Zhen sudah mengerjakan PR nya.
Kemudian Frans pun berpikir, apakah dia sudah mengerjakan pekerjaan rumahnya kah belum?,
"Ah cek buku dah, Takutnya lupa bawa bukunya?" Gumam Frans.
Saat dirinya mengecek tasnya pada dasarnya dia sudah mengerjakan PR dan membawa bukunya.
"FRANS BANTUIN GUE APA, FRANS!" Teriak Zhen dari dalam kelas.
"Iya bentar." Ucap Frans menyusulnya kedalam kelas.
Saat Frans membantu Zhen mengerjakan tugasnya, Bernando and the geng pun datang ke arah mereka berdua.
Brakkk!
"Nah kebetulan, sekalian juga kerjain PR gue jugalah" ujar Bernando sambil menaruh buku nya dihadapan Zhen.
Kemudian Zhen pun mengambil buku tugas itu, akan tetapi buku tersebut diambil oleh orang lain dibelakang nya Zhen.
Dan ternyata yang mengambil buku Bernando itu ialah, Marshel sambil mengambil buku itu iapun berkata:
"Oh jadi lu, pengen tugas lu dikerjain sama orang yang kebetulan lagi ngerjain PR juga gitu?"
"gimana kalo gue aja yang ngerjain lu dan bukan PR nya" ucap Marshel dengan meletakkan bukunya Bernando diatas meja, sambil menggerakkan tangan nya.
"Yaelah, Bercanda Shel, canda" ucap Bernando sambil menyeringai lalu mengambil bukunya dan pergi ke tempat duduk nya, dengan panik.
"tenang bro selagi ada gue, lu aman kok dari rundungan si Bernando" ujarnya begitu.
Frans dan Zhen pun hanya tersenyum gugup, karena Zhen sudah mulai panik juga macam Bernando, tetapi Zhen panik karena waktu mengerjakan PR nya sudah mulai sedikit, dan jam pelajaran pertama pun akan segera dilangsungkan.
Kringggg!.
"YAHHH!, BARU JUGA NGERJAIN" teriak Zhen yang membuat semuanya memandanginya.
Akan tetapi Zhen mengerjakan PR dengan tepat waktu, sementara Bernando berserta dengan teman nya kena hukuman dan hormat tiang bendera selama jam pelajaran itu berlangsung.
"Kalo dia lihat-lihat mereka kasihan juga ya Zhen?" Tanya Frans sambil menatap mereka dari jendela.
"Hah?, Kasian lu kata, biarin aja mereka emang pantes mendapatkan nya, siapa suruh enggak ngerjain PR buru-buru, dan malah minta orang lain buat ngerjain" ujar Zhen dengan sinis.
"Tapi kalau dipikir-pikir, kalo dia mau dia ajak bareng buat ngerjain PR nya. Mungkin hal tersebut tak akan terjadi." Gumam Frans.
"Halah jangan sok baik Frans, lagi pun kalo dia mau ngerjain bareng!, Tinggal bilang nyontek aja. Susah nya minta ampun" ucapannya Zhen ada benarnya juga.
KAMU SEDANG MEMBACA
Selamanya Teman Frans (On-Going)
Novela JuvenilHanyalah segelintir kisah pertemanan sejati antara anak remaja semasa sekolah yang dipenuhi cerita romansa didalam mungkin.. Frans adalah anak laki-laki yang tengah mencari teman sejati yang berada di lingkungan sekolah apakah ia frans bisa menemuka...
