Fiveteen

1.1K 98 3
                                        

Sejak siang hingga sore boss diruang kerjanya. boss kembali ke kamar setelah dari ruang kerjanya untuk memeriksa keadaan noeul. kepala boss sangat pusing. tapi baru membuka pintu ruang kerjanya, seseorang sudah berdiri di ambang pintu dengan wajah yang sudah sedikit segar daripada kemarin

ceklek

"Noeul!! Sedang apa disini"
tanya boss kaget melihat noeul yang berdiri di depan pintu ruang kerjanya

"Aku menunggu phi daritadi, tapi phi tidak kembali-kembali. apa pekerjaan phi sudah selesai?"
tanya noeul

"Sudah, kau tidak harus kesini aku bilang tadi telepon. kau belum begitu sembuh"
kata boss khawatir sambil menangkup wajah noeul

"Aku sudah baikan, aku merindukan phi"
kata noeul dengan wajah sedih

"Benarkah?"
tanya boss lembut, dan noeul mengangguk mengiyakan

"Baiklah sini"
boss menggendong noeul menghadap wajahnya, noeul mengapit paha boss dengan kedua kakinya dan mengalungkan tengannya di leher boss

"Kau saat sakit manja sekali"
kata boss

"Emmmmm"
noeul meletakkan wajahnya di leher jenjang boss

"Ayo kita ke kembali ke kamar"
kata boss

"Aku ingin mandi, tubuhku sangat lengket"
kata noeul

"Baiklah, aku mandikan"
jawab boss

"T.. tidak usah phi aku bisa sendiri"
jawab noeul gugup dan menatap wajah boss

"Aku tidak percaya, kau masih lemas noeul, aku tidak mau kau sakit lagi"
kata boss

"Ayo kita mandi"
Boss berkata sambil berjalan menuju kamar dan noeul hanya diam pasrah

-
-
-
-
-
-

Boss membuka pakaian noeul, dari baju hingga celana tapi tidak dalaman noeul, karna noeul menolaknya

"Phi jangan, noeul malu"
kata noeul dengan wajah memerah

"Aku sudah melihat tubuhmu dari kepala hingga kaki"
jelas boss

Pukkk
noeul memukul pundak boss pelan

"Tidak usah diperjelas, aku semakin malu phi"
kata noeul yang pipinya sudah merah merona

"ckckck baiklah aku tidak akan menggoda orang yang sedang sakit"
kata boss sambil mengelus surai hitam noeul

Boss menggendong noeul kedalam bathub, boss juga ikut mandi dengan pakaian dalam sama seperti noeul.
noeul duduk membelakangi boss, boss memeluk pinggang noeul

"Jangan lama-lama yaa nanti kau masuk angin, takut demam lagi"
kata boss

"Heemm"
jawab noeul yang sedang menikmati sentuhan boss yang menyabuni tubuhnya

Boss mencium leher noeul.

"eunghhh phi sudah"
kata noeul yang merasa geli

"Suruh siapa leher ini lembut sekali, rasanya aku ingin menggigitnya"
kata boss

"Phi seperti vampir kalau begitu"
jawab noeul

"Iya vampir yang candu dengan tubuh dan darahmu"
jawab boss sensual di teling noeul

noeul bergidik merasakan sensasi nafas boss di telinga dan lehernya.

Setelah semuanya noeul bangun terlebih dahulu dan keluar, disusul dengan boss.

Storm and Silence.Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang