29

1.6K 120 13
                                        

Happy reading
Typo tandain

Wuss..

"AAaaa.."

"AAAAaa.."

BUMM!

DUAR!

DUAR!

Suara jeritan dan dentuman yang sangat keras terdengar bersamaan

saat tiba tiba tombak Izarra melesat ke arah bangku penonton dan tidak hanya itu Izarra juga melempar sihir ke arah para profesor dan bangku penonton di arah yang berlawanan dengan tombaknya

Hening

Sesaat semua terkejut dengan kejadian barusan, terutama Mrs. Zuna yang hampir terkena serangan Sihirnya Izarra

dan dibangku penonton yang hampir terkena oleh tombak Izarra adalah Avie dan Akilla walau tidak mengenai mereka tapi meraka sangat terkejut dengan serangan tersebut

sedangkan di sisi bangku penonton lainya sihir Izarra hampir mengenai Gia dan itu membuat Gia terkejut hingga membuatnya pingsan

"Ka-kau apa KAU MENCOBA MEMBUNUHKU?!" Teriak Mrs. Zuna membuyarkan semua orang dari keterkejutan mereka

"saya mencoba menyelamatkan anda" balas Izarra dengan tenang

"TANGKAP GADIS ITU!!" perintah Mrs. Zuna pada petugas keamanan yang berjaga untuk menghindari kejadian seperti ini

Para petugas itu langsung menangkap Izarra dan membawanya keluar dari sana

sebelum dibawa oleh petugas sepenuhnya membanya pergi Izarra berhenti dan menoleh kemudian berkata

"Jika tidak percaya, selidikilah" kemudian dia berjalan keluar di ikuti oleh para petugas keamanan

Karena hal itu praktik pun di bubarkan dan akan dilanjutkan besok

Saat ini Izarra sedang berada di ruang guru

"Jadi... Nona muda Xander bisa anda jelaskan apa yang terjadi" tanya kepala akademi dengan serius

"Lihatlah dengan bola cv dan lihatlah ke tempat kejadian" kata Izarra tenang

bola cv adalah cctv sihir yang di buat Izarra

untuk para korban Izarra mereka sedang berada di ruang kesehatan karena serangan yang tiba tiba

Kepala akademi pun mengangguk kemudian dia menyuruh asistennya untuk memanggil pengawas

setelah kepergian asisten itu ruangan menjadi hening

tidak lama terdengarlah suara ketukan pintu

tok

tok

tok

"masuk"

kemudian masuklah dua orang pria dan satu wanita yang pertama adalah asisten kepala akademi dan yang kedua adalah pengawas bola cv

dan ditangannya terdapat bola berukuran sedang berwarna biru yang bersinar

untuk yang ketiga adalah wakil ketua penyelidik di akademi Lizard

mereka memberi salam terlebih dahulu barulah rapat yang sesungguhnya dimulai

Ctak

kepala akademi menjentik kan jarinya kemudian semua orang berpindah di ruang pengadilan

di ruang pengadilan hanya berisi meja yang melinkar dan beberapa kursi

tapi ada kursi yang berada di tengah lingkaran meja itu itu adalah kursi untuk orang yang menjadi tersangka

Transmigrasi figuran and sistemCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang