🐺🐻

2K 179 25
                                        

Happy Reading!!!

________





Lima menit berlalu Sehun menjamah seluruh tubuh Jongin, dan Jongin sendiri pun terus berusaha untuk menahan desahannya namun setiap sentuhan Sehun selalu membuatnya mendesah dengan sendirinya.

"Cu-Cukup.." ucap Jongin menahan tangan Sehun yang tengah melonggarkan holenya.

Sehun menurut, ia pun menghentikan gerakannya lalu menarik keluar jarinya.  Sehun memposisikan dirinya tak lupa menarik kedua paha Jongin mendekat padanya.

Jongin merasakan kepalanya penis milik Sehun menyentuh holenya yang sudah bersiap untuk masuk kedalam ia pun menutup mulutnya dengan tangan agar desahannya nanti tak terlalu keras.

Tok.. Tok.. Tok..

Sontak Jongin juga Sehun menoleh kearah pintu lalu didetik berikutnya keduanya saling bertatapan.

"Ada orang--Ahhh.." pekik Jongin selanjutnya ketika Sehun tanpa aba-aba mendorong penis nya masuk.

Ketukan pintu kembali terdengar dan Sehun tak memperdulikannya ia lebih fokus pada kegiatannya saat ini. Jongin terpaksa menahan perut Sehun agar berhenti, namun sesaat melihat raut wajah Sehun yang sudah dipenuhi nafsu itu membuatnya ragu untuk berhenti.

"Bu-Buka dulu pintunya" ucap Jongin sedikit memohon.

"Sehun.. Ajak Jongin turun, Nenek mu sudah menunggu dibawah" 

Sehun terdiam sesaat, yang mengetuk pintu rupanya Yuri. Tak lama setelah itu Sehun mendengar langkah kaki menjauh dari pintu kamarnya lalu ia menatap Jongin.

Jongin sendiri yang ditatap itu bingung dan sedetik berikutnya ia terkejut saat Sehun mengangkat kedua kakinya, dirapatkan lalu ditaruh di pundaknya.

Tanpa sepatah kata Sehun langsung menggerakkan pinggulnya dari tempo pelan ke tempo cepat membuat tubuh Jongin terhentak sedikit keras.

"Pelan-pelan..Nghhh.." mohon Jongin dengan satu tangannya mencengkram paha Sehun.

Dan Sehun menurutinya kini ia lebih memelankan pergerakkan pinggulnya, disitu ia menurunkan kedua kaki Jongin yang tadi ia sampirkan di pundaknya lalu ia buka kaki Jongin disisi kanan-kiri tubuhnya. Setelahnya Sehun mendekat kan tubuhnya pada Jongin dan memeluknya serta menenggelamkan wajahnya di ceruk leher milik Jongin, sedangkan Jongin sendiri membalas pelukan dari Sehun.

Dengan reflek begitu saja jari-jari Jongin  mencakar punggung Sehun saat pria diatas itu menggerakkan pinggulnya cepat membuat tubuh Jongin dibawahnya itu terhentak-hentak.

Disitu Jongin merasakan penis Sehun yang membesar didalam tubuhnya. Hingga hampir satu menit lamanya hentakan yang terjadi ditubuh Jongin terhenti dan ia pun mengatur nafasnya.

Setelah Sehun mencapai puncaknya ia pun menarik keluar penisnya yang masih menegang, satu ronde sangat tidak lah cukup untuk Sehun.  Ia segera turun dari ranjang melangkah menuju kekamar mandi sebelum kalap dirinya kembali menggagahi Jongin yang sedang mengatur nafasnya.

Jongin mendudukkan tubuhnya dan sesuatu mengalir diarea belakang tubuhnya, ia pun menghela nafas berniat beranjak turun dari ranjang itu terhenti setelah melihat Sehun keluar dari kamar mandi dengan wajah yang sulit diartikan.

"Bersihkan dirimu lalu turun kebawah" ucap Sehun tanpa menatap kearah Jongin yang masih telanjang saat ini.

"Iya" sahut Jongin bergegas turun dan melangkah menuju kamar mandi tak lupa dengan mengambil pakaiannya yang ada dilantai.

Sehun menatap kepergian Jongin mengarah kekamar mandi, tatapannya turun melihat bokong Jongin yang nampak basah akibat sprema miliknya mengalir hingga ke paha membuat Sehun semakin frustasi.

 Priority? [HunKai]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang