Happy Reading!!!
_______
Beberapa menit kemudian pintu kamar diketuk membuat Sehun juga Jongin yang asik berpelukan ria itu menoleh lalu saling menatap.
"Aku buka pintu dulu" ucap Jongin melepas pelukannya dan turun dari ranjang melangkah menuju pintu. rupanya Yujin lah yang datang.
"Ada apa?"
"Ada tamu mencari mu Nyonya" ucap Yujin dan Jongin menatapnya bingung.
"Bae Irene" seketika Jongin mengangguk.
"Aku akan menemuinya, ada lagi?" tanya nya dan Yujin menggeleng lalu pamit pergi.
"Apa Haowen menangis lagi?" tanya Sehun setelah kepergian Yujin dan Jongin menggeleng.
"Tidak, Nuna ku datang... Aku akan menemui nya" ucapnya berlalu keluar dari kamar meninggalkan Sehun yang masih menidurkan tubuhnya diranjang.
_________
"Nuna.." panggil Jongin sedangkan Irene yang selesai meminum tehnya itu menoleh lalu tersenyum senang melihat adiknya yang sudah bersuami itu.
"Bagaimana kabarmu? Kau semakin cantik saja" puji Irene membuat Jongin tersenyum malu. Melihat reaksi Jongin barusan Irene terkikik geli apa lagi matanya melihat jelas bercak kemerahan dileher Jongin meskipun hampir memudar.
"Aku baik, Nuna ada apa kesini? Umma dan Appa bagaimana kabarnya?" tanya Jongin balik.
"Mereka sehat, aku hanya ingin memberitahu saja kalau tanggal pernikahan ku sudah ditentukan" ucapnya.
"Benarkah? Lalu kapan?"
"Tiga bulan lagi, lebih cepat lebih baik" balas Irene tersenyum sembari mengedipkan satu matanya Jongin yang tau arah pembicaraannya jadi malu sendiri.
"Eeyy.. Wajah mu merah.." goda Irene.
"Oh iya anak mu mana? Sejak aku datang kesini tidak ada" tanya Irene, sedangkan Jongin terdiam sejenak mengingat kejadian beberapa jam lalu membuatnya bingung.
"Jongin?" panggil Irene pada adiknya yang terdiam itu.
"Dia sedang tidur.." jawabnya namun Irene merasa ada sesuatu yang disembunyikan Jongin darinya.
"Ceritalah, sepertinya kau menyembunyikan sesuatu dariku" ucap Irene membuat Jongin menatapnya lalu menghela nafas.
"Tadi pagi Haowen rewel ingin bersama Daddy nya tapi Sehun sedang bersama istri pertamanya dan tidak mau diganggu, aku mencoba menenangkannya dengan susu yang biasa diminumnya tanpa sadar aku melamun dan membuatnya tersedak susunya sendiri.. Istri pertama tau dan dia tidak mengijinkanku mengajak Haowen lagi.." jelas Jongin menundukkan kepalanya.
"Pffftt...Hahahaha.."
Mendengar tawa Irene sontak Jongin menatapnya kesal lalu menghela nafas. Melihat Jongin murung Irene mencoba menghentikan tawanya.
"Maaf.. Maaf aku kelepasan" ucap Irene sembari meredakan tawanya lalu menatap Jongin.
"Kau cemburu jika Sehun bersama istri pertamanya?" tanya nya.
"Eh! Cemburu? Ti-Tidak" elak Jongin dengan wajah memerah membuat Irene tersenyum mengelus pipinya.
"Jangan mengelak, terlihat jelas diwajah mu kalau kau cemburu tau.."
"Oh iya malam pertama mu dengan suami mu bagaimana? Apa enak? Sakit? Atau--"
"Hentikan oke.. Jangan diteruskan.." sela Jongin menutup mulut Irene dengan tangannya sedangkan Jongin sekarang sudah tak bisa menyembunyikan lagi wajah nya yang panas dan memerah didepan Irene.
KAMU SEDANG MEMBACA
Priority? [HunKai]
Fiksi PenggemarHUNKAI 🐺🐻 #2 in sejong 01/07/2020 #1 in kimkai 25/12/2022 #1 in kimjongin 22/09/2023
![Priority? [HunKai]](https://img.wattpad.com/cover/212726370-64-k645814.jpg)