🐺🐻

2.1K 201 37
                                        

Happy Reading!!!

________








"Yujin?" panggil Jongin sedangkan yang dipanggil itu terkejut kini menoleh kearahnya.

"I-Iya Nyonya"

"Ada apa? Akhir-akhir ini ku perhatikan kau selalu melamun" tanya Jongin dan Yujin jutru tersenyum gugup karenanya.

"Ah soal itu bukan hal yang serius Nyonya dan saya minta maaf kalau--"

"Ehh.. Kenapa minta maaf? Aku hanya bertanya apa yang sedang kau pikirkan sampai melamun begitu" ucap Jongin sedangkan Yujin tersenyum kecut namun menangis dalam hati.

'Yaahhh... Karena nyonya besar ngambek padaku..' batin Yujin melas kalau mengingat nyonya besar yang dimaksudkan itu tak menghubungi nya akhir-akhir ini sebab tak mau memberitahu lebih jelas keadaan nyonya muda didepannya ini sewaktu habis digagahi oleh Sehun.

"Yakin bukan hal yang serius?" tanya Jongin memastikan dan Yujin mengangguk.

"Haowen dimana?" tanya Jongin ketika matanya melihat botol susu ditangan Yujin.

"Tuan Hao bersama Nyonya Sejeong dikamarnya" balasnya dan Jongin mengangguk-angguk paham.

"Nyonya sangat cantik hari ini" puji Yujin melihat tampilan Jongin yang sederhana namun terlihat elegan.

"Terima kasih" balasnya.

"Sudah selesai bersiapnya? Yujin panggil Sejeong untuk turun kita berangkat sekarang" pinta Sehun dianggukki Yujin bergegas pergi untuk memanggil Sejeong.

"Sebaiknya aku dirumah saja" ucap Jongin untuk kesekian kalinya menolak ajakan Sehun untuk ikut berkunjung di kediaman Oh.

"Aku tidak menerima penolakan" balas Sehun.

Sehun berencana mengajak kedua istri serta putranya kekediaman besar keluarga Oh, sesuai janji nya pada sang ibu beberapa hari lalu datang kesini menyampaikan bahwa sang nenek akan pulang hari ini.

Tak lama menunggu, Sejeong turun bersamaan dengan Haowen yang ada digendongannya. Selalu dengan tatapan tak suka terlihat jelas Sejeong tunjukkan pada Jongin.

Haowen yang melihat Jongin pun bergerak-gerak digendongan Sejeong dengan menjulurkan kedua tangannya kearah Jongin meminta gendong pada Jongin.

Jongin yang melihat Haowen itu berniat ingin mengambil alih dari gendongan Sejeong tapi Sejeong lebih dulu menepis tangannya.

"Jangan sentuh anakku" ujar Sejeong berlalu pergi keluar rumah menuju mobil yang sudah disiapkan.

"Nyonya tidak pa-pa?" tanya Yujin merasa kasihan pada Jongin yang kini menatapnya tersenyum mengangguk.

"Aku baik-baik saja, Aku pergi dulu Yujin.. Kau jaga rumah ya" pamit Jongin dianggukki oleh Yujin.



Didalam mobil Jongin duduk didepan disamping Sehun sedangkan Sejeong bersama Haowen duduk dibelakang, selama perjalanan mereka hanya hening, Sehun yang fokus menyetir, Jongin yang duduk diam menatap jendela begitu pula dengan Sejeong yang duduk dibelakang memangku Haowen tengah duduk tenang dengan botol susu dimulutnya.

Beberapa menit kemudian Haowen melepaskan dot yang sejak tadi menyumpal mulutnya, lalu menatap kearah depan.

"Maa~"

Jongin langsung menoleh kebelakang menatap Haowen yang juga menatap kearahnya tak lupa anak itu menjulurkan kedua tangannya kearah Jongin.

"Ssstt.. Hao sama Mommy saja disini ya.." ucap Sejeong mencoba menenangkan Haowen yang kini bergerak-gerak kearah Jongin.

 Priority? [HunKai]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang