Happy Reading!!!!
__________
Malam hari tiba Jongin berada dikamarnya bersama Haowen tengah videocall Irene, entah kenapa Jongin sangat merindukkan kakak cantiknya yang sebentar lagi akan menikah itu.
"Halo Nuna.. apa kabar?" sapa Jongin setelah panggilan telfonnya diangkat oleh Irene.
"Halo juga Jongin, kabar Nuna baik... Kau sendiri bagaimana? Apa ada yang membuatmu tidak nyaman atau istri pertama suami mu berbuat sesuatu padamu?" tanya Irene beruntun dan Jongin sedikit bingung kenapa bisa Irene tau kalau Sejeong berlaku tak baik padanya.
"Jongin!.. Nuna bertanya kok malah melamun"
Mendengarnya Jongin tersenyum lalu menggeleng pelan.
"Aku baik Nuna, dan tidak ada yang berbuat sesuatu padaku.. aku hanya kangen padamu saja hehe.." ucap Jongin dan Irene menghela nafas lega.
"Oh ya, kabar Umma dan Appa bagaimana Nuna? Maaf aku belum sempat pulang menjenguk mereka" ucap Jongin sedih, ia sangat ingin mengunjungi rumah orang tua angkatnya itu namun teringat ucapan Sehun yang tak memperbolehkan dirinya datang kesana.
"Mereka baik-baik saja, kau tenang saja.. mereka juga merindukan mu Jongin--Oh haii Haowen.." ucapan Irene terjeda berlanjut menyapa Haowen yang tiba-tiba muncul dikamera ponsel Jongin.
Rupanya anak itu sudah selesai menyusu padanya, padahal puting nya kadang terasa sakit dan kebas dengan sendirinya entah kenapa Jongin tak tau ditambah Ayah dan Anak itu seakan bergantian menyusu padanya padahal tak keluar air sama sekali.
"Dari mana munculnya Haowen Jong? Perasaan tadi kurasa hanya ada kau saja disitu?" tanya Irene penasaran.
"Anak ini sedang tiduran disamping ku dari tadi" ucap Jongin tak memberi tahu kalau Haowen habis menyusu padanya.
"Mi~ Cu~ Ma-Ma.." oceh Haowen yang masih menatap layar ponsel milik Jongin itu.
"Apa yang dikatakannya Jong? Cu~? Ohh apa dia sedang menyusu padamu? Hahahaha.." ucap Irene mengejeknya diakhir saat mengerti maksud ocehan dari Haowen itu.
Dan Jongin hanya diam dengan kedua pipi merona malu.
"Ku-Ku tutup dulu telfon nya Nuna" ucap Jongin lalu langsung mematikan sambungan telfonnya karna saking malunya.
Ia pun meletakkan ponselnya di meja, ia merengkuh tubuh kecil Haowen lalu menciumi pipi gembil putranya gemas.
"Sudah pintar mengadu ya.." ucap Jongin disela ia menciumi Haowen, sedangkan Haowen sendiri hanya bisa tertawa karena kegelian dengan ciuman brutal yang Jongin lakukan pada pipinya.
"Haaahhh.. sudah saat tidur oke" ucap Jongin menyudahi bercandanya lalu ia pun berbaring sembari memperbaiki posisi Haowen agar dekat dengan nya.
Setelah posisinya nyaman Jongin menepuk bokong kecil Haowen pelan supaya tertidur. Dan sepuluh menit kemudian Haowen pun tertidur.
Dengan pelan Jongin bangun dari tidurnya, ia langsung bergegas menuju kamar mandi untuk membasuh wajah tangan serta kakinya tak lupa ia pun mengganti pakaiannya hanya dengan kaos oblong dan celana pendek tanpa menggunakan bra.
Setelah selesai ia pun keluar kamar mandi dan kembali melangkah menuju keranjang untuk melanjutkan tidurnya. Bicara soal Sehun? Dia tengah bersama dengan istri pertama alias Sejeong karena sejak selesai makan malam perempuan itu terus merengek serta menggelayut manja pada Sehun meminta malam ini bersamanya dan jadi lah sekarang ia tidur bersama Haowen.
Setidaknya Jongin sedikit lega tidak harus merasakan gerayangan mesum tangan Sehun pada tubuhnya yang berakhir dengan bercinta, jujur Jongin sendiri juga lelah. Apalagi akhir-akhir ini ia merasakan seperti ada perubahan pada tubuhnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Priority? [HunKai]
FanfictionHUNKAI 🐺🐻 #2 in sejong 01/07/2020 #1 in kimkai 25/12/2022 #1 in kimjongin 22/09/2023
![Priority? [HunKai]](https://img.wattpad.com/cover/212726370-64-k645814.jpg)