Ch. 12 - Rank S Dungeon

267 45 0
                                        

Note : -
______________________________________

Mata Dokja membulat, "Ini dungeon rank S!"

"Eh, huh? Bagaimana kau tau?"

"Saat penelitian kami menyadari perbedaan kecil yang orang lain abaikan. Dungeon rank A hanya akan mengeluarkan ledakan, namun dungeon rank S akan membawa gempa kecil juga." Dokja langsung melihat ke arah Cale.

"Sebuah dungeon akan mengalami dungeon break jika tidak diselesaikan dalam waktu 1 minggu. Sebaiknya kita cepat." Lanjutnya.

Cale menghela nafas dan memasukkan steak ke dalam tas spasialnya. Dokja dan Deon terkejut saat melihat Cale melakukan itu.

Tas itu bisa menampung makanan?! - Deon.

Tas spasial harganya 1 juta USD.. dasar orang kaya. - Dokja.

Tas spasial adalah tas yang dapat menampung benda apapun seberat apapun, selama ukurannya masuk ke dalam mulut tas. Berat dari benda yang masuk tidak akan memengaruhi berat tas, dan limit benda yang dapat masuk adalah 50 benda.

"Ayo." Cale bergegas keluar dari restoran dengan Dokja dan Deon yang mengikuti di belakang.

Semakin dekat mereka ke dungeon, mana di udara semakin kental. Cukup membuat Dokja, hunter rank B, pusing. Tambah dekat lagi, Dokja mulai sulit untuk bernafas.

"Huft.. huft..." Dokja mengusap dahinya yang berkeringat.

Deon melihat langkah Dokja semakin lambat, lalu berhenti menunggu Dokja.

"Sepertinya dungeon yang ini lebih kuat." Deon memberikan punggungnya pada Dokja, "Ayo naik."

Dokja mengerutkan kening, "Tidak mau."

Deon cemberut, "jangan keras kepala." Dokja berpikir keras sebelum menurut, ia naik ke punggung Deon.

"Pegangan yang erat!"

Deon langsung berlari hampir membuat Dokja jatuh kebelakang jika tidak langsung pegangan. Ia dengan cepat menyusul Cale yang berlari duluan tadi.

Terlihat dungeon berwarna ungu di halaman gedung guild Red Lotus.

Akhirnya mereka sampai di depan kerumunan hunter dari guild Red Lotus. Kebanyakan dari mereka adalah hunter rank B yang menahan warga biasa agar tidak mendekati dungeon. Kebanyakan warga biasa itu adalah reporter.

Warga biasa yang tidak memiliki mana tidak akan bisa merasakan beratnya mana di udara sekitar dungeon.

"Young master Cale!" Seorang hunter berambut sama seperti Cale melambaikan tangan.

"Dia...?"

Deon menjelaskan, "Dia anak dari kakak ibunya kak Cale, singkatnya sepupu. Kakak dari nyonya Drew menikah dengan adik tuan Deruth, jadi dia memiliki marga Henituse juga. Dia hunter rank A."

Dokja turun dari punggung Deon, ia segera kembali merasakan mual dan pusing. Tapi masih tetap bisa menopang tubuh dan berdiri.

Biasanya hunter rank B tidak akan mual dan pusing seperti ini di sekitar dungeon rank S.

Dokja melihat pada lingkaran dungeon berwarna ungu. Warna pada dungeon itu lebih pekat dari warna dungeon rank S yang pernah Dokja lihat di Korea.

"Ini..."

Cale, sepupunya, juga Deon memusatkan perhatian mereka pada Dokja. Beberapa hunter dari guild Red Lotus pun ikut memperhatikan Peneliti Dungeon itu.

"Ada beberapa macam dungeon rank S, biasanya itu adalah labirin bawah tanah, reruntuhan kuno, ataupun hutan, dan luasnya tidak main-main. Namun ada satu yang spesial, yaitu.. dungeon rank S bisa berlokasi di dunia lain." Dokja menjelaskan.

HomeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang