tes dulu -author

37 9 2
                                        

Ucapan Jena di angguki oleh kedua orang yang terlihat seperti kucing yang penurut. Sangat lucu.

Advanced.... Semoga suka,kalau ada typo mohon di maafkan yah.❤️
Double up.

::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::: :::::::::::

Begitu kita menuju ke wahana, mata Arex berbinar.

"Aku ingin naik SEMUA WAHANA!" Ucap Arex

"Pelan-pelan, kelinciku yang bersemangat! Tidak semuanya bisa untuk anak-anak." Lontar Jena terhadap anaknya itu.

Arex cemberut dan, yang mengejutkanmu, Jeandral melakukan hal yang sama.

"Uhh! Mengapa ada polisi-kesenangan di sini, Arex?" Ucap Jeandral masih dengan muka cemberut nya..

Astaga ini benar benar sangatt lucuuuu

Arex tertawa dan Jeandral mengedipkan mata sebelum berbisik di telinga Jena.

"Sudah kubilang aku akan memenangkan hatinya." cakap Jean di dalam hati namun bisa Jena artikan dalam tatapan jean itu.

Sebelum Jena dapat menjawab isi pikir Jean, Arex menyeret Jena ke arah wahana.

"Mana yang harus kita naiki dulu, bun?" tanya Arex kepada Jena.

Jena melihat lihat, di sana ada Wahana UFO dan Percikan Dino.

"Yang itu terlihat keren." tunjuk Jena yang membuat Arex melihat arah telunjuk sang ibunda. Jena memilih Wahana UFO untuk mereka kunjungi.

"Pilihan mu sangat menarik Jena." sambung Jeandral.

Kita semua menuju ke wahana seperti pesawat ruang angkasa raksasa itu dan duduk. Arex terlihat sedikit gugup.

"Ngg... Bunda bisa memegang tangan Juna jika takut."

Jena dan Jeandral bertukar pandang dan menahan tawa.

"Bunda takut, Juna. Sangat takut! Pegang tangan Bunda!"

"Hei, aku juga takut. Mau memegang tanganku, Arex?" lontar Jeandral.

Arex terlihat lega dan memegang tangan Jena dan Jeandral.

Pengumuman.
"3...2...1... Saatnya pergi ke planet asal kita XTC100!"

UFO mulai berputar dan Jena melihat Jeandral serta Arex berteriak sekuat tenaga. Jena tidak bisa menahan tawa.

"Aku di sini dengan dua anak, astaga!" Pikir Jena sambil terkekeh gemas.

Setelah turun dari wahana, Jeandral dan Arex berpura-pura tidak takut sama sekali.

"Apakah wahana itu terlalu menakutkan untuk kalian berdua?"

"Wahana itu bukan apa-apa!" Ucap Arex dengan santainya.

"Saya setuju. Sarapan ku lebih menakutkan dari itu." lanjut Jeandral.

"Oh! Begitukah? Kalau begitu, kita bisa naik lagi dan-"

"TIDAK!" Teriak Arex dan Jean bersamaan.

Hahah astaga mereka lucu sekali,muka nya terlihat panik.

_______________

Sisa hari berlalu dalam jeritan dan tawa yang seru.

Arex tertidur lelap dalam perjalanan pulang. Ajena menoleh ke wajah Jeandral yang tersenyum dan merasakan hati Jena penuh rasa terima kasih.

"Hari ini luar biasa dan itu semua berkat dia. Aku harus memberi tahu dia betapa berartinya itu bagiku."

400 kata.

Cek dulu hehe,soalnya dah lama gak up.

Maaf yah baru bisa up,itu juga up nya dikit dulu, soalnya kebelakang hari,gue di sibukin sama urusan organisasi.

Semoga kalian suka yah

gue mau ngepaniti lomba dulu wkwk dah di tunggu sama temen cuy

11.01

A young mother? Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang