chapter 15 : Dinosaurus [ end ]

3.5K 347 18
                                    

- happy reading -

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

- happy reading -

"Lepasin Yaya!!"

Harzan tertawa kencang dan tetap memeluk tubuh Nayaka lebih erat, bocah itu terus saja meronta-ronta minta di lepaskan.

Javas sendiri memilih untuk tidak menghiraukan kedua saudara nya itu dan fokus pada televisi.

Ruang bersantai kali ini di hiasi oleh suara teriakan Nayaka, suara televisi saja kalah dengan suara bocah itu.

"Mas dada!! Tolongin Yaya dali mostel!!" Pekik Nayaka ketika melihat Mavendra turun dari tangga.

Bukan nya membantu Mavendra justru tertawa melihat kedua nya.

"Jan, adek nya lepasin, kasian itu."ucap Mavendra sembari duduk di samping Javas dan bergabung menonton TV.

Akhirnya Harzan melepaskan pelukan nya dan membiarkan adik nya pergi. Nayaka beralih pada Mavendra dan duduk di pangkuan nya.

"Mas dada, lusa Yaya di suluh jadi dinosaulus"

"Hm? dinosaurus? Buat apa Yaya di suruh jadi dinosaurus?" Tanya Mavendra.

"Ada acara gitu loh mas di TK nya Yaya, terus Yaya kebagian peran jadi dinosaurus" Ranjaya menjelaskan.

Mavendra mengangguk kecil.

"Telus sama Bu gulu olang tua na suluh ikut."

Nayaka menoleh ke arah Mavendra.

"Olang tua na Yaya kan udah nda ada, jadina siapa yang nanti temenin yaya kesana?" Tanya si kecil.

Harzan langsung angkat tangan dengan wajah sumringah.

Nayaka yang melihat itu menggeleng.

"Selain kak Hajan."

Seketika mimik wajah Harzan berubah cemberut dan menurunkan kembali tangan nya.

"Mas ngga bisa lusa ke sekolah nya Yaya, mas ada meeting penting." Ujar Mavendra.

Bocah itu mengerti kesibukan kakak sulung nya, dia jadi menoleh ke arah kakak yang menurut nya paling menyeramkan.

Javas yang mengerti tatapan Nayaka langsung menghela nafas pelan dengan wajah sedih.

"Kakak lusa nanti ke rumah temen, jadi ngga bisa, maaf ya?"

Nayaka tersenyum dan mengangguk.

NAYAKATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang