∆1

3.6K 158 1
                                        














"Jake papa mau bicara denganmu!"kata papa shim

Jake yang sedang serius melihat drama yang dimainkan Lee heesung menatap sebal pada apanya.

"Papa ih ganggu aku liat muka ganteng Lee heesung aja sih,nanti aja kenapa!"kata Jake

Papa Jake tertawa melihat wajah lucu Jake saat marah.Dengan jail mematikan tv lalu langsung melempar remotenya.

"Papaaa!"teriak Jake

"Kkkk makanya kalau orang tua bilang tuh dengerin,sini papa mau bicara serius sama kamu."kata papa shim

Jake masih ngambek berjalan sambil menghentakkan kakinya, sementara sang papa tertawa geli melihat tingkah anak bungsunya itu.


"Dengar Jake papa sudah berpikir panjang soal keputusanmu untuk terjun di dunia model,ya walaupun papa berharap kamu akan terjun di dunia bisnis bersama dengan kakakmu tapi kamu tidak mau jadi ya papa ijinkan tapi dengan satu syarat papa dan kakakmu yang mencarikanmu agensi atau perusahaan tempat kamu bekerja!"kata papa shim

Jake yang awalnya senang langsung cemberut.

"Ya papa kan Jake maunya satu agensi dengan idolaku ayah Taukan siapa dia,model terkenal dia tampan dan uuuuwh pokoknya Jake mau se agensi dengannya!"teriak Jake


Papa shim memijat keningnya lelah dasar susah sekali di atur anaknya ini.


"Terpenting papa sudah mengijinkan jadi kamu tidak boleh protes shim Jake, turuti atau papa akan menjadikanmu sekretaris kakakmu di kantor!"kata papa shim


Jake langsung memasang wajah melas ke arah papanya dan memegang lengannya.

"Ayolah papaku sayang hmm ijinkan aku bekerja di agensi pilihanku sendiri ya ya hmmm."kata Jake



Papa shim menatap wajah melas bak puppy kecil minta di pungut itu,kalau saja wajah Jake tidak mirip dengan mendiang istrinya mungkin sudah di buang Jake.


"Papa pikirkan nanti sekarang siapkan semua datamu,papa akan berunding dengan kakakmu."kata papa shim


Jake langsung memeluk senang dan memeluk tubuh papanya erat.

"Terimakasih papaku sayaang yuhu aku akhirnya bisa bekerja yeeey."sorak Jake


"Kenapa dia pa tingkahnya seperti monyet saja."kata Jay


Kebetulan dia baru pulang dari kantor setelah acara meeting selesai.

"Hey enak saja tampan begini di bilang monyet,untung aku lagi senang kalau tidak sudah ku cakar mukamu!"kata Jake



Jay mengernyit bingung lalu menghampiri adiknya mencubit sedikit pipi gembil itu.


"Senang kenapa nyet?"tanya Jay



Jake langsung menepis tangan Jay dari miliknya.


"Jangan menyentuh pipiku nanti scincerku rusak ya!"kata Jake


Jay menatap sebal adiknya dan sekarang dengan jailnya mencium pipi adiknya.


"Aaaakh jangan cium cium hiks papa tolong akuuu!"teriak Jake


Papa shim hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah dua anaknya.

Tak terduga? seperti mimpi!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang