Jake membuka matanya dan terlihat tembok putih berbau obat dia menatap ke arah samping,terlihat sunghoon yang sedang tertidur bertumpu pada satu lengannya.
"Shhh palaku sakit banget dah,kok aku bisa pingsan?"gumam Jake
Brak
Pintu langsung terbuka dengan kasar, terlihat presensi sunok dan jungwon di belakangnya,serta ada Jay yang menyusul beberapa detik,oknum pendobrakan adalah sunoo dia langsung berlari memeluk Jake sambil berkaca kaca.
"Huhu Jake kenapa kalau kamu sakit nggak bilang bilang,kan aku sebagai manager kamu jadi merasa bersalah karena tidak tahu kondisimu!"kata sunoo
Jake tersenyum tipis lalu melirik sunghoon yang sekarang jatuh terduduk di lantai,sial dia kejengkang kebelakang gara gara Sura dobrakan pintu yang mengagetkannya.
"Sunoo kamu tahu cara santun untuk bertamu hah,bisa bisanya pintu kamu dobrak seperti itu!"kata sunghoon
Sunoo langsung melepaskan pelukannya dengan Jake cepat hingga hampir membuat Jake jatuh ke samping untung berhasil di tangkap sama sunghoon.
"Sunoo astaga kamu ini,Jake bisa jatuh kalau kamu dorong begitu!"kata sunghoon
Jake hanya tersenyum tertekan bisa bisanya dia di dorong begitu untung nggak nyungsep
"Hehe maaf pak saya reflek tadi,aduh maaf ya Jake nggak sengaja,lih ngomong ngomong bapak dari tadi nungguin disini?"tanya sunoo
"Iya memangnya kenapa hah?!"tanya sunghoon sewot
"N nggak papa pak saya cuman bertanya."kata sunoo ciut
Sunghoon kembali duduk dan dia mengelus kepala Jake pelan.
"Udah mendingan Kamu?"tanya sunghoon
"Sudah pak, terimakasih soal bantuannya tadi."kata Jake
"Lain kali kalau pagi sempetin buat sarapan,kalaupun nggak sempet bawa jajanan atau roti di makan di kantor,biar kamu nggak sakit mag lagi."kata sunghoon
"Ekhem kak Jake udah mendingankan,ini jungwon bawain buah sama roti."kata jungwon
"Aduh dek lain kali jangan skip sarapan udah tau punya penyakit magh,bikin kakak khawatir untung jungwon ngabarin tadi."kata Jay
Dia memeluk adiknya sayang,dia sungguh khawatir mendengar berita kalau Jake di bawa ke rumah sakit.
"Maaf Jake lalai kak,salahin aja tuh pak sunghoon ngadain rapat kepagian!"kata Jake
Kok jadi aku yang disalahin-batin sunghoon
"Hus mana bisa kamu salahin sunghoon,diakan bos kamu jadi berhak nentuin jam berapa rapatnya,kamu sebagai bawahannya ya harus nurut,suruh siapa bangun pagi tapi nggak sarapan hah?"tanya Jay
Jake langsung melepaskan pelukan Jay dan menekuk tangannya di dada tak lupa mengerucutkan bibirnya.
"Belain aja terus temennya,nggak usah jadi kakak Jake lagi!"ketus Jake
Sunoo dan jungwon tertawa,lihat tingkah kekanakan Jake.
"Hhh udah saya yang salah disini,ngadain rapatnya kepagian,tapi lain kali kalau mau rapat bakal saya kasih makan kamu Jake."kata sunghoon
"Jake aja nih pak?"tanya sunoo
"Enggak kok semua karyawan khususnya yang menderita sakit lambung."kata sunghoon
"Owh saya juga dong pak!"kata sunoo
Jungwon langsung melirik sinis sunoo,dih ngaku ngaku.
"Bohong pak,sunoo mana ada penyakit lambung!"kata jungwon
KAMU SEDANG MEMBACA
Tak terduga? seperti mimpi!
Fantasihhhh takdir ini seperti lelucon bagiku,tidak terduga....
