Setelah mendapati kabar dari Jake tentang hubungannya dengan sunghoon,membuat heesung sangat patah hati,padahal dia berharap bisa mendekati dan mengajaknya untuk berkencan setelah tau bahwa Jake mengidolakannya,tapi nyatanya walaupun dia adalah idolanya dia tidak pernah benar-benar bisa mengambil hatinya,hanya ada rasa kagum padanya.
Heesung mengisap kopi hitamnya lagi sambil duduk di balkon kamarnya. Sambil di temani oleh alunan musik galau yang mendukung suasana hatinya.
Cklek
Ej masuk kedalam kamar heesung,dia celingukan mencari keberadaan artisnya itu,dan terlihat badan tegap heesung di balkon kamarnya lalu dia menghampirinya.
"Hee nggak masuk udara malam nggak bagus buat kesehatan." Kata ej
Heesung hanya berdehem dan meminum kopinya lagi.
"Kenapa,masih galau soal Jake,kan udah tau gosip-gosipnya kamu nggak percaya." Kata ej
"Aku nggak yakin soal gosip,makanya ku tanyakan langsung eh malah beneran,agak sakit sih tapi nggak papa aku lega udah jujur sama dia." Kata heesung
Ej prihatin lalu menepuk punggung heesung pelan.Heesung tersenyum tipis lalu menawarkan kopi pada ej.
"Nih minum,aku lihat hari ini kamu sibuk dan lihat matamu jadi kayak panda,sesekali minum kopi biar seger." Kata heesung
Ej tersenyum lalu mengambil gelas di tangan heesung dan meminumnya.
"Nggak usah galau terlalu berat kali Seung,kalau emang bukan jodohmu ya terima aja,mungkin nanti ada orang lain yang bakal sama kamu,bahkan lebih baik dari Jake." Kata ej
Heesung mengangguk dan memandang ke depan,melihat pemandangan kota di malam hari sungguh cantik, sementara ej hanya diam-diam melirik ke arah heesung.
"Seandainya aku lebih berani bilang pas pertama kali ketemu apa mungkin Jake bakal suka sama aku?" Tanya heesung
"Hmm...mungkin bisa aja suka tapi juga enggak,karena hari orang beda-beda hee,ada yang langsung suka atau hanya sekedar kagum." Kata ej
Heesung melirik ke arah ej lalu dengan jail'nya dia mendekati ej membuat ej terkejut dan memerah malu.
"H-hee kamu mau ngapain?" Tanya ej
Heesung masih memandang ej sambil tersenyum,lalu tangannya telurul mengusap rambut ej.
"Lucu banget sih kalau lagi malu,hhhh padahal aku cuman iseng jangan terlalu tegang kali ej." Kata heesung
Ej kesal lalu memukul lengan heesung,dia kesal tiba-tiba di gituin sama heesung kan dia takut.
"Awas aja ya bakal aku balas,ngeselin banget si kamu!" Kata ej
Heesung tertawa pelan lalu memandang ej diam.
"Kalau boleh tau apa alasan kamu mau kerja sama aku,padahal papamu udah nawarin kerja di kantor mu kenapa kamu nggak mau dan milih jadi managerku?" Tanya heesung
"Kenapa tiba-tiba nanya gitu?" Tanya ej balik
"Nggak papa pengen tau aja,soalnya penasaran juga padahal kerjaan yang papamu tawarin lebih bagus daripada jadi managerku." Kata heesung
Ej tersenyum tipis lalu meminum kopi heesung lagi.
"Nggak peduli kerjaan itu bagus apa enggak hee,aku nggak begitu lihat jumlahnya tapi aku lihat seberapa nyamannya aku kerja,kalau kita kerja tapi nggak bikin nyaman kan enggak enak mending cari kerja yang bikin kita aman." Kata ej
KAMU SEDANG MEMBACA
Tak terduga? seperti mimpi!
Fantasyhhhh takdir ini seperti lelucon bagiku,tidak terduga....
