Pagi hari ini Jake sudah bersiap selesai mandi dia akan berangkat ke kantor untuk syuting lagi,sesuai janji sunghoon kini dia akan berangkat bersama dengannya. Padahal mah Jake malas tapi bagaimana papanya sudah memaksanya untuk ikut sunghoon saja dasar licik sekali si sunghoon itu.
"Pagi anak papa,habis ini kalau sunghoon sudah datang ajak sarapan disini." Kata papanya
Jake duduk di meja makan dia tidak melihat batang hidung kakaknya dimana dia.
"Pa kak Jay mana dah kok nggak kelihatan dari semalam?" Tanya Jake
Papa Jake menaruh sepiring ayam kecap di meja makan dan ikut duduk.
"Kakakmu semalam pulang sekitar jam tiga pagi,katanya ada urusan dengan klien." Kata papanya
Jake mengernyit bingung kenapa sampai malam.
"Tumben kok sampeh malam banget klien mana tuh?" Tanya Jake
"Mungkin dari luar Jake sudah lah jangan kepo urusan kakakmu!" Kata papanya
"Biarin orang Jake penasaran, berarti sekarang masih tidur?" Tanya Jake
"Iya masih tidur orang pulangnya subuh gitu." Kata papanya
Ting tong
Papanya Jake langsung memberikan kode untuk Jake agar membukakan pintunya,itu pasti si sunghoon sudah datang.
"Males ah papa aja Jake mau makan pancake ini." Kata Jake
Papanya geram langsung menjewer telinga Jake dan menyuruhnya untuk membukakan pintu,tidak enak membuat sunghoon menunggu.
"Ih iya iya ku bukakan!" Kata Jake pasrah dia berjalan ke depan dan membukakan pintu untuk sunghoon.
Pas sekali saat pintu di buka terpampang wajah sunghoon yang tersenyum lebar dia menatap Jake gemas dan memeluknya.
"Pagi manis ini apa yang saya bawakan buat kamu,kue tiramisu dan donat,om ada?" Tanya sunghoon
Jake langsung menarik tas yang ada di tangan sunghoon dan membawanya masuk meninggalkan sunghoon yang melongo.
"Astaga ternyata lebih cinta makanan dari pada aku." Gumam sunghoon
Dia tentu langsung ikut masuk dan langsung di sambut oleh papanya Jake,dia di persilahkan untuk duduk di meja makan untuk sarapan bersama.
"Ayo duduk Hoon astaga padahal tidak perlu membawakan sesuatu kesini,makasih kuenya,ayo kita sarapan bersama." Kata papanya Jake
Sunghoon mengangguk lalu papanya Jake memberinya sebuah piring,dia juga menyuruh Jake untuk mengambilkan makanannya.
"Kan pak sunghoon sudah besar bisa ambil sendiri pa!" Protes Jake saat di beri perintah begitu.
"Sudah turuti itung-itung latihan nanti ketika sudah menikah." Kata papanya
Jake menatap tajam papanya lalu mengambilkan makanan ke piring sunghoon, sementara sang empus tersenyum tipis dan merona duh dia merasa di kasih lampu ijo oleh calon mertuanya.
"Ayo ambilin yang banyak Jake itu sunghoonnya." Kata papanya Jake
"T tidak perlu banyak Jake segini cukup kok, terimakasih atas ajakannya om saya benar-benar senang bisa sarapan bersama ok dan Jake, terimakasih Jake ." Kata sunghoon sambil tersenyum ke arah Jake,Jake hanya berdehem dan mulai berdoa sebelum makan. Mereka makan bersama sesekali berbincang.
"Loh Hoon tumben kamu kesini sarapan bareng?" Tanya Jay
Dia baru saja turun dengan pakaian rumah, bangun tidur dan mandi sebentar lalu turun untuk sarapan eh malah bertemu sunghoon di meja makan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Tak terduga? seperti mimpi!
Fantasihhhh takdir ini seperti lelucon bagiku,tidak terduga....
