Sunghoon menggenggam tangan Jake kala Jake berusaha berjuang sekarang, dia merapalkan doa untuk keselamatan kedua malaikatnya. Sementara Jake berjuang sekuat tenaga yang ia punya.
Oek
Oek
Oek
Jake menitihkan air matanya saat mendengar tangisan bayi laki-laki terdengar, sunghoon menangis haru dan mencium kening Jake pelan.
"Selamat tuan park putra anda telah lahir,sehat dan tampan." Kata perawat
Sunghoon menatap hari bayi laki-laki yang baru saja di lahirkan oleh Jake, dia mencoba menggendong bayi itu dan menatapnya dengan senyuman tulus.
"Halo tampan ini daddy, dan ini mommy." Kata sunghoon
Bayi laki-laki itu menangis dan membuat sunghoon sedikit panik, lalu perawat menyarankan untuk menyerahkannya pada Jake.
"A aku tidak melakukan apapun perawat kenapa dia menangis,shuuut Daddy ada disini." Kata sunghoon panik
Jake terkekeh pelan dan memeluk tubuh putranya dia mulai menyusui bayi itu dan membuatnya tertidur pulas.
"Ternyata lapar aku kira aku salah menggendongnya." Kata sunghoon
"Bah karena bayinya sudah menyusui akan Aya bawa ke ranjangnya, dan ibu bayi bisa di pindahkan." Kata perawat
Setelah pindah ruangan kini sunghoon menemani Jake untuk membersihkan diri, di samping mereka Bayu laki-laki yang baru saja lahir tengah tertidur pulas.
"Mau kita namai siapa dia?" Tanya sunghoon
"Hmm aku tidak tau." Kata Jake
Sunghoon menggenggam tangan Jake dan mengelusnya pelan ia tau apa yang di rasakan Jake dan dirinya pun merasakan hal yang sama tapi mau bagaimana semuanya sudah terjadi.
"Sayang kamu tetap menyayanginya kan, bagaimanapun dia tidak salah apa-apa." Kata sunghoon
"Iya aku tau hanya saja aku masih belum percaya kalau aku bisa punya anak lagi." Kata Jake pelan
"Tenang bagaimanapun aku sayang menyayanginya seperti anakku sendiri dan aku ikhlas." Kata sunghoon
"Sungguh apakah kamu tidak kecewa dan marah padaku?" Tanya Jake
Sunghoon memandang wajah Jake dan mengelus pipinya pelan.
"Tidak bagaimana pun ini sudah takdirnya kita hanya bisa mengiklaskannya dan menerima dengan lapang dada sayang, kita besarkan anak ini bersama hmm." Kata sunghoon
Jake memandang bayi laki-laki itu dengan senyum tulus lalu tiba-tiba menangis, sunghoon langsung memeluk Jake pelan dan menenangkannya.
Sunghoon memandang putranya yang sudah di beri nama park taesan, dia senang bisa memiliki putra lagi.
"Halo sayangnya Daddy, sudah bangun hmm, aigyoo kenapa matamu indah seperti ayahmu." Kata sunghoon
Dia menggendong taesan pelan saat menyadari kalau bayinya hendak menangis mungkin dia lapar, sunghoon melirik Jake yang baru saja tertidur mau membangunkannya dia juga merasa kasihan Jake pasti lelah menyusui taesan beberapa kali. Lalu dia putuskan untuk mengambil botol yang kebetulan ada sisa asi milik Jake dan memberikannya pada taesan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Tak terduga? seperti mimpi!
Fantasyhhhh takdir ini seperti lelucon bagiku,tidak terduga....
