Di bawah guyuran hujan yang lumayan deras sepasang kekasih terlihat sedang menari seiring dengan turunnya hujan. Mereka sesekali bertukar canda tawa, seperti sepasang kekasih yang bahagia bukan?
Ketika mereka berhenti menari, si gadis berjongkok lalu mencipratkan air hujan yang terjatuh ke aspal jalanan tempat ia berpijak ke wajah kekasihnya. Kemudian ia berlari dan tertawa lepas dan menjulurkan lidah nya ke arah kekasihnya.
Si lelaki mengusap wajahnya yang terkena cipratan air hujan dari kekasihnya tadi, lalu mengejarnya.
"Ahahaha kejar aku Rin."
"HEI, awas saja ya kamu (Name)"
(Name) berlari dengan kencang dan Rin masih setia mengejarnya.
"(Name) berhenti."
"Tidak mau, kejar aku sampai dapat,"
"Kalau bisa sih."
Mereka masih saling berlari tanpa memperdulikan dirinya yang sudah sangat basah dan kemungkinan kedinginan karena terkena air hujan dan hembusan angin malam terlalu lama.
(Name) berhenti dengan nafas terengah-engah karena lelah berlarian tanpa mengetahui bahwa Rin sudah berada di belakangnya. Saat ingin berlari kembali Rin sudah memeluk nya dari belakang sehingga membuatnya terlonjak kaget dan berteriak.