Karasu Tabito - Friend With Benefits 🔞

1.3K 57 7
                                        

Jangan lupa vote dan komennya yaa

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jangan lupa vote dan komennya yaa.
Tandai jika ada typo.

1000+ words

◌⑅⃝●♡⋆♡ 𝐅𝐖𝐁 ♡⋆♡●⑅⃝◌

Angkasa bertabur bintang ditemani sang rembulan menjadi eksistensi sepasang anak adam yang saat ini duduk berdekatan.

Tabito memandang langit yang saat ini terlihat sangat indah ketika dipandang.
Berbeda dengan (Name), ia sedari tadi memandang lurus yang tidak ada apa-apa di sana. Namun di bawah terdapat kolam renang pribadi pemilik kediaman disertai dengan kursi kayu panjang untuk berbaring seusai berenang.

Lengan kekar Tabito merengkuh tubuh ramping (Name) yang saat ini duduk di pangkuannya dan bersandar pada tubuhnya yang saat ini polos--tanpa memakai atasan. Menopang dagu pada bahu, sedikit menunduk lalu menarik napas dalam untuk menghirup aroma yang sudah menjadi nikotinnya sehari-hari.

Mengerut kening, "Kamu, ganti sabun?"

"Iya, kenapa?"

"Pantes, beda."

Walaupun berbeda dari yang sebelumnya, Tabito kembali mencium wangi yang membuatnya candu itu. Entah kenapa harumnya badan (Name) itu menenangkan.

Seperti saat sedang ada masalah yang membuat kepala hampir pecah, Tabito dengan segera menghampiri (Name) mendekap hangat semalaman hingga pagi mendatang dengan berbincang. Berbagi keluh kesah, saling memberi masukan untuk menuju jalan keluar atau sekedar menjadi pendengar.

Itu saja sudah membuatnya tenang.

Terkadang orang-orang bertanya apa hubungan diantara keduanya, namun mereka berdua bungkam--tidak memberi jawaban. Padahal jika di telisik lebih dalam hubungan keduanya sudah lebih dari sekedar teman dekat.

Bagimana tidak? Mereka kerap kali bergandengan tangan di depan umum. Saling memberi perhatian kecil, merasa khawatir saat salah satunya terkena masalah atau hal romansa lainnya yang sering mereka tunjukkan tanpa sadar.

Surai Tabito menggelitik saat bersentuhan dengan leher (Name), memberi sengatan saat bersamaan Tabito menggigit, menyesap kuat leher jenjang nan putih milik (Name) hingga menimbulkan bekas kemerahan.

Tangan kekar perlahan menelusup masuk ke dalam kaos putih yang (Name) pakai, mengusap perutnya dengan pelan.

Satu lenguhan keluar terdengar ditelinga Tabito, itu seperti not lagu saat dimainkan akan tercipta sebuah melodi yang indah didengar.

[⏳] 𝐃𝐔 𝐔𝐍𝐃 𝐈𝐂𝐇 ; 𝐁𝐥𝐮𝐞 𝐋𝐨𝐜𝐤Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang