Alexis Ness - As Your Sweet Boyfriend

1K 71 4
                                        

Jangan lupa vote dan komen

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jangan lupa vote dan komen.
Tandai jika ada typo.

«────── « ⋅ʚ♡ɞ⋅ » ──────»

Alexis Ness melangkah melewati gerbang sekolah yang megah dengan langkah ringan, meski ada bayangan ketegangan di wajahnya. Pagi itu udara masih terasa segar, angin lembut musim semi bertiup menyisir rambut ungunya. Dia baru beberapa bulan berada di Jepang, namun rasanya lebih lama dari itu. Perpindahan dari Jerman bersama sahabatnya, Michael Kaiser, membawa banyak perubahan dalam hidupnya, terutama dalam hal pergaulan sosial. Di sekolah yang baru ini, Alexis kerap menjadi pusat perhatian, bukan hanya karena penampilan fisiknya yang menarik, tetapi juga karena rumor-rumor yang beredar tentang dirinya dan Michael.

Desas-desus itu berawal ketika beberapa siswa sering kali melihat mereka berdua bersama, baik di sekolah maupun di luar. Alexis dan Michael memang dekat, persahabatan mereka sudah terjalin sejak di Jerman, dan tak ada yang berubah setelah mereka pindah ke Jepang. Namun, gosip di kalangan siswa berkembang pesat, bahkan tanpa dasar yang jelas. Banyak yang berasumsi bahwa Alexis dan Michael lebih dari sekadar sahabat, bahkan beberapa mulai menyebarkan rumor bahwa Alexis adalah penyuka sesama jenis.

Alexis sebenarnya tak terlalu memedulikan gosip semacam itu. Baginya, yang penting adalah bagaimana ia dan orang-orang terdekatnya memandang dirinya. Namun, ada satu hal yang selalu membuatnya merasa tidak nyaman, yaitu dampak rumor itu terhadap kekasihnya, (Name) Williams.

(Name) adalah gadis yang cantik dengan perpaduan darah Amerika dan Jepang. Rambut hitamnya selalu tergerai indah, dengan kulit sehalus porselen dan senyum yang manis, membuatnya terlihat memikat setiap orang yang bertemu dengannya. Tidak banyak yang tahu bahwa Alexis dan (Name) telah menjalin hubungan asmara sejak sebelum Alexis pindah ke Jepang. Mereka merahasiakan hubungan mereka dengan cukup baik, hanya beberapa teman dekat yang mengetahui kebenaran tersebut. Meskipun mereka tinggal di negara yang berbeda sebelumnya, hubungan jarak jauh yang mereka jalani tetap kuat dan penuh kasih sayang.

Tapi, sekarang, rumor-rumor itu mulai mengganggu. (Name) yang mendengarnya dari beberapa teman sekelasnya merasa sangat kesal. Setiap kali mendengar bisik-bisik di koridor, atau ketika melihat tatapan aneh teman-temannya, ia hanya bisa menahan emosi dan berpura-pura tidak mendengar. Namun dalam hatinya, rasa marah dan kesal selalu muncul. Betapa menyebalkan rumor itu, pikirnya, apalagi ketika orang-orang mulai menilai Alexis tanpa mengetahui fakta sebenarnya.

Pagi ini, (Name) merasakan firasat buruk sejak ia bangun tidur. Tubuhnya terasa lemah, perutnya kram, dan pinggangnya pegal. Ia menyadari bahwa hari ini adalah tanggal menstruasinya. Sayangnya, kedua orang tuanya sedang tidak ada di rumah. Mereka sedang dalam perjalanan bisnis ke luar kota dan baru akan kembali beberapa hari lagi. Sedangkan Asisten Rumah Tangga nya sedang cuti pulang karena ada acara keluarga—katanya. (Name) merasa tidak nyaman sendirian di rumah, apalagi dalam kondisi fisik yang tidak prima seperti ini.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Sep 30, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

[⏳] 𝐃𝐔 𝐔𝐍𝐃 𝐈𝐂𝐇 ; 𝐁𝐥𝐮𝐞 𝐋𝐨𝐜𝐤Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang