Bab 46 Keluarga Shen

1K 65 0
                                        

​Mana ada orang yang secara terang-terangan meminta hadiah?

​Apalagi Nyonya Tua sendiri yang membantu memintakan hadiah untuknya. Yunshu merasa geli sekaligus serba salah.

​Namun ia juga tahu bahwa saat ini Nyonya Tua sedang dalam suasana hati yang baik dan ingin bercanda. Maka, agar tidak merusak suasana, ia tidak menolak. Sambil tersenyum simpul ia berkata, "Hari ini saya benar-benar ketiban rezeki, mendapatkan hadiah dari para majikan tanpa melakukan apa-apa."

​Ia sangat sadar mengapa ia diberi hadiah. Nyonya Besar Tang (Istri Adipati) pun tertawa dan berkata kepada Nyonya Kedua, Hu Shi, yang duduk di sampingnya, "Lihatlah Ibu dan gadis ini, mereka saling sahut-menyahut. Sekarang, tidak memberi hadiah pun rasanya tidak mungkin lagi."

​Mendengar gurauan itu, Nyonya Kedua Hu Shi memaksakan senyum yang tampak agak kaku. Ia terlihat sedikit linglung, namun segera menimpali, "Benar sekali. Bukan hanya Kakak Ipar, aku pun harus berterima kasih kepada gadis ini."

​"Lihat betapa pelitnya kalian, cuma memberi hadiah untuk Xiao Yun saja sampai terlihat seberat itu," goda Nyonya Tua sambil tersenyum manis.

​"Mana ada orang yang sedarmawan Ibu?" balas Hu Shi.

​Hu Shi sebenarnya adalah wanita dengan kepribadian yang ceria. Meskipun ia menikah dengan putra selir di Kediaman Adipati Tang dan Nyonya Tua hanyalah ibu tirinya—posisi yang biasanya canggung bagi anak yang bukan kandung—ia memiliki kemampuan luar biasa untuk membuat Nyonya Tua menyukainya. Ini membuktikan betapa lihainya ia dalam mengambil hati orang. Namun, Yunshu menyadari bahwa hari ini Hu Shi tampak seperti kehilangan jiwanya. Meskipun kegelisahan itu hanya kilasan sesaat dan bahkan Nyonya Tua tidak menyadarinya, Yunshu memilih untuk tidak mengungkitnya.

​Nyonya Tua yang merasa senang dipuji oleh para menantunya kini berbicara dengan nada yang lebih akrab. "Bagaimana persiapan pernikahan Putra Sulung (Putra Mahkota Adipati)?"

​Pertanyaan itu merujuk pada pernikahan pewaris Kediaman Adipati Tang. Sebelumnya, Nyonya Besar Tang telah memilih putri sulung Jenderal Besar Shen sebagai calon menantu. Awalnya Nyonya Tua kurang setuju, dan jika bukan karena Adipati Tang sendiri yang turun tangan membujuk ibunya, pernikahan ini mungkin tidak akan berjalan mulus. Namun sekarang, karena segalanya sudah lancar, Nyonya Besar Tang berbicara dengan penuh semangat. Melihat wajah Nyonya Tua yang tenang dan tidak lagi menunjukkan keberatan, ia merasa lega.

​"Kami sedang dalam pembicaraan dengan keluarga Shen. Kebetulan saat ini tiga nona muda keluarga Shen semuanya sudah cukup umur untuk menikah, dan mereka sedang sibuk mencari calon menantu di seluruh penjuru Ibu Kota. Saya juga masih menunggu kabar lebih lanjut dari Tuan Adipati," jawab Nyonya Besar Tang.

​"Ketiga gadis itu akan segera bertunangan? Dengan keluarga mana saja?" tanya Nyonya Tua.

​"Saat ini Jenderal Shen sedang naik daun, kekuasaannya sangat besar, ditambah lagi dengan posisi Selir Agung Shen dan Pangeran Kedelapan di istana yang sedang bersinar. Ketiga gadis itu semuanya terlahir cantik jelita. Nyonya Tua, menurut pendapat saya, menjadi seorang Permaisuri Pangeran pun mereka sangat layak. Namun, Jenderal Shen ternyata orang yang sangat menghargai hubungan lama."

​Bicara soal ini, Nyonya Besar Tang merasa semakin puas dengan keluarga Jenderal Besar Shen. Ia melanjutkan dengan wajah berseri-seri, "Jika menilik kejayaan keluarga Shen sekarang, tidak mustahil jika ketiga gadis itu menikah dengan anggota keluarga kerajaan. Namun Jenderal Shen bersikeras bahwa putri-putrinya harus menikah dengan keluarga kawan lama, demi menjaga hubungan baik yang sudah terjalin sejak dulu."

​"Semuanya dengan keturunan kawan lama?" tanya Nyonya Tua perlahan.

​"Semuanya adalah keluarga dekat yang sudah berteman dengan Jenderal Besar Shen sejak muda dan tetap menjalin silaturahmi hingga sekarang. Meskipun bukan keluarga Pangeran, mereka tetap berasal dari kalangan bangsawan terpandang. Putri sulung sudah dipastikan akan menikah ke keluarga kita. Putri kedua keluarga Shen, seingat saya, bertunangan dengan putra kedua dari kediaman Marquis Jingnan. Sedangkan putri ketiga akan dijodohkan dengan putra dari kediaman Marquis Xian yang merupakan teman baik Jenderal Shen. Semuanya keluarga bangsawan tinggi. Menurut saya, memiliki besan seperti mereka akan sangat baik bagi kediaman Adipati kita di masa depan."

Pelayan Kecil Kaya [Vol. 01]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang