Maret 2017
Hari senin pun telah tiba
Dimana akhirnya para siswa/i bertemu lagi di sekolah, dan tentunya akan ada penyambutan siswa baru di tahun ini.
Vanaya berangkat lebih awal untuk memilih kursi paling belakang, tentu saja agar lebih mudah untuk menyontek.
Kelas 11 berada di lantai 2 , Vanaya berjalan perlahan menaiki tangga dengan hati-hati.
Saat sedang perlahan memperhatikan tangga, ada seseorang dari arah berlawanan tak sengaja menabrak Vanaya, Naya yang kehilangan keseimbangan seketika nyaris terjatuh namun tangan Vanaya berhasil di tangkap oleh orang tersebut sehingga Vanaya tepat berada di pelukannya.
Orang itu adalah laki-laki tampan dengan mata biru kehijauan.
"Lo gapapa? " tanya laki-laki itu kepada Vanaya.
"Ee-engga gapapa".
" Sorry gue ga sengaja".
"Aaa iya gapapa, ah aw". Lagi-lagi kaki Vanaya merasa sakit.
" Kaki lo tekilir? So-sorry ya gara-gara gu-".
"Engga.. Ini emang kemarin sempet kecelakaan, gue lanjut ke atas ya".
"Biar gue bantu".
" thanks".
Laki-laki itu pun merangkul Vanaya naik ketangga. Setelah itu ia pergi seperti ada sesuatu yang penting. Namun Vanaya tidak terlalu memperdulikannya.
Kursi di kelas 11 ini hanya untuk 2 orang saja, Vanaya pun menunggu caca datang agar ia bisa duduk berdua dengan caca. Setelah 10 menit an menunggu, satu persatu siswa datang.
Ia pun melihat Azka yang memilih tempat duduk dekat jendela, diikuti dengan Lena yang langsung duduk di samping Azka.
Vanaya:"what? Ga salah nih? Apa jangan-jangan mereka berdua udah jadian yah.. :( ". Ucap Vanaya dalam hati yang hancur berkeping-berkeping".
Caca:" Morning seyenggggg asikkk kita duduk paling belakang nihhh".
Caca yang datang langsung duduk di samping Vanaya, Caca yang merasa ucapan nya gak di jawab Vanaya pun langsung melihat arah mata Vanaya.
Dan ternyata Vanaya melihat pemandangan yang bikin mata mual dimana disitu terlihat Lena seperti sengaja bermanja-manja di bahu Azka.
Caca:"What? Ga salah nih? Nay.. Mereka jadian? ".
Vanaya:" sttttt pelan-pelan ca.. Aku juga ga tau pasti sih, masa iya sih mereka jadian..".
Caca:"yaaa wajar-wajar aja sih mereka kan udah kenal dari SMP".
Vanaya:"Tapi aku belum nyatain perasaan akuuuu, malah keduluan😭".
Caca:"Anjir kek gada cowo lain aja, eh Nay kita kan dah kelas 2, bahasa nya gaul dikit dong jadi lo gue gitu.. Tadi aku liat adek-adek maba aja pada lo gue lo gue gitu ngmongnya".
Vanaya:"ishh apaan sih tuh anak-anak baru udah kek gitu, oke mulai sekarang kita biasain lo gue biar gaul".
Caca:"cakeppp".
Vanaya:"hati gue potek ca😭".
Caca:"Sabar ya sabar.. Jodoh gak kemana, selagi janur kuning belum melengkung trobos aja Nay".
Vanaya:"Gila aja lu".
Caca:"Tapi bener kan yang gue omongin, eh btw kaki lu gimana Nay?".
Vanaya:"ohh udah mendingan nih kemarin di antar ke tukang pijit dulu sama kak Bara".
Caca:"kak bara balik lagi ke hotel? ".
Vanaya:" engga, kan dia nginep".
Caca:"what? Nayyyyy. Seriously?". Ucap caca sambil sedikit teriak.
KAMU SEDANG MEMBACA
VANAYA [ Slow Update ]
Romansa⚠️[Warning] 🔞 Dilarang keras plagiat Cerita ini mengisahkan tentang hidup Vanaya, Alur dari cerita ini bersifat maju mundur. Cinta? Entahlah hal ini sangat sulit di definisikan dan sulit di tebak. "Dari sekian banyaknya yang mencintai.. Kenapa h...
![VANAYA [ Slow Update ]](https://img.wattpad.com/cover/347519567-64-k711401.jpg)