HAPPY READING
.
.
.
.
.
.
"Woy del, bawa baju olahraga nggak lo? "
Tanya oniel kepada manusia yang sedang meminum sebotol susu putih
"Mata lo sekarang udah buta niel?, liat gw udah pake dari rumah nih"
Jawab adel sedikit kesal karena mungkin mata oniel sedikit bermasalah
"Gak usah berantem, ayo cepet turun udah ditungguin bu nabilah tuh"
Ucap flora kepada teman temanya
"Okey anak anak hari ini kita akan latihan fisik okey? "
"Nggak mau bu, capek!!! "
Protes semua siswa maupun siswi yang berada di halaman sekolah
"Eitsss nggak ada penolakan, kalian push up 25 kali, lari keliling halaman 10 kali, sit up 20 kali, terus angkat 2 galon isi air yang ada disana, habis itu skipping 40 kali"
Suruh nabilah kepada murid-murid nya yang terlihat tertekan
"Buset dah, ini mau olahraga apa latian militer"
Kata olla yang terlihat tidak setuju akan kegiatan mematikan itu
***
"Sialan, gw sesek napas lagi"
Gumam adel sambil duduk lemas di belakang sekolah, karena ia tidak ingin teman temanya tahu akan hal itu
Adel meringis kesakitan, ia juga sesak napas, tapi memangnya siapa yang mau menolong adel?
BRAK..
adel yang mendengar suara itu pun segera mengintip nya walaupun dadanya masih sangat terasa sakit seperti ditekan tekan, adel berjalan pelan
"Woy apa apaan lo semua? "
Tegur adel kepada sekumpulan orang yang terlihat sedang membully itu
"Nggak usah ikut campur anjing! "
Marah salah satu anak tersebut lalu memukul kaki adel agar terjatuh ke kerasnya lantai
Sekumpulan orang-orang tersebut pun memukuli adel dengan keji dan tanpa belas kasih, adel memang memiliki tenaga yang kuat, namun. Untuk sekarang ini ia tak bisa melawan, dadanya terasa sangat sakit
"Lari... Larii"
Adel melambaikan tanganya, ia menyuruh anak yang tadinya ingin di bully untuk pergi dari tempat mengerikan itu,
Dada adel terasa semakin sesak, kepala nya juga sakit tak karuan setelah dipukul, akan tetapi ia sudah tak bisa membuka suara lagi ia sudah terlanjur sekarat
Sialan, walaupun mereka sudah melihat adel yang tak beradaya itu terkapar dilantai mereka tetap saja tidak peduli dan masih saja melanjutkan aksi keji dan tidak manusiawi itu,
"Jadi lo mau nge jemput gw sekarang, azizi? "
Batin adel yang masih menahan sakit itu
Tak lama setelah kejadian itu adel menutup matanya dengan perlahan dan tak bergerak sama sekali, entahlah. Dia pingsan ataupun mati tidak ada yang tahu disitu, mereka yang sudah puas menyiksa adel pun meletakkan sebuah batu besar ke punggung adel dan meninggalkan nya sendirian disana
Disisih lain...
"Kak oniel, lulu, olla, flora!!! "
Teriak sangat anak yang tadi ditolong oleh adel
