08

2.5K 152 14
                                        







Yoongi berjalan perlahan menuju kamar dimana Jimin berada.. yoongi benar-benar rindu pada Jimin..dan istrinya itu.. seperti memberi jalan untuk dia berduaan bersama Jimin..

Tanpa mengetuk.. yoongi langsung masuk kedalam kamar..bisa yoongi lihat jika Jimin sudah tertidur..ini jam 11 malam..sudah pasti Jimin tidur..

Perlahan yoongi naik ke atas kasur dan berbaring di samping Jimin yg terlelap..

"Sayang.." yoongi mengusap lembut pipi Jimin untuk membangunkan nya..

Tapi Jimin masih tetap terlelap.. yoongi mencoba cara lain..dia mulai menciumi seluruh wajah Jimin..agar pria manis nya itu terbangun..

"Euuumm pergi..jangan ganggu aku.."

"Tidak..aku akan terus menganggu mu sampai kau bangun.." yoongi kembali menciumi wajah Jimin..bahkan ciuman itu mulai turun ke leher mulus Jimin..

Yoongi mengesap leher Jimin..dan dia yakin itu akan meninggalkan tanda yg akan susah hilang dalam beberapa hari..

Jimin hanya menggeliat..tapi dia tidak bangun.. membuat yoongi mendesah kecewa..sejak kapan Jimin susah di bangun kan seperti ini..

Tapi tidak papa..memainkan orang yg sedang tidur mungkin seru juga..

Perlahan yoongi mulai membuka semua pakaian yg Jimin kenakan..

"Kau tidur apa latihan mati Jimin.." yoongi terkekeh..melihat Jimin yg tidak terusik dari tidurnya.. walaupun dia sudah berhasil di telanjangi..

Yoongi mengusap paha dalam milik Jimin..membuka lebar paha itu .dan mengarah kan privasi nya yg sudah menegang ..

Hanya dengan melihat tubuh polos Jimin pun bisa membuat yoongi tegang seperti ini..memang luar biasa Jimin nya ini..

"Aku seperti menyetubuhi Mayat.." lagi..dia terkekeh.. yoongi mulai memasukkan privasi nya ke dalam lubang Jimin..agak sedikit kasar sampai Jimin terbangun..

"Aaakkkkhh sakit..Hyung apa yg kau lakukan.."

"Maaf sayang..habis nya kau tidak bangun-bangun.." yoongi diam tidak bergerak walaupun privasi nya sudah menancap sempurna..

"Maaf..aku lelah..jadi tidak tau kau sudah disini.." Jimin mengusap lembut pipi yoongi dan mulai melumat bibir yoongi

"Eeuuummm.." yoongi memberontak agar ciuman itu terlepas..

"Kenapa.."

"Kau lihat..ini sudah siap untuk menggempur mu.." ucap yoongi sambil melihat ke arah bawah.. membuat Jimin terkekeh..

"Ya sudah.. bergerak lah sayang.."

"Hmm..tahan yahh.."

"Iya.."

Yoongi mulai menggerakkan pinggulnya dengan perlahan.. setelah memastikan Jimin nya merasa nyaman..

Mencoba untuk memberikan kenikmatan pada Jimin nya ..atau mungkin mencoba untuk mencari kenikmatan pada Jimin nya.

"Aku merindukanmu Hyung.."

"Aku lebih merindukanmu sayang.."

"Aaaahhhhhh iyaahhh disituhh sayang.."

"Aku datang.." yoongi menghujam titik kenikmatan Jimin lebih dalam lagi.. seperti yg Jimin minta..

"Lebih cepat sayang aaaaahhhhh.."

"Kau selalu nikmat sayang.."

"Aaaaahhhhhhh.."

Yoongi dan Jimin sama-sama mendesah panjang saat mencapai putihnya..

Pria Penghibur Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang