11. Allera & Gavra

3.5K 142 5
                                        

***

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

***

HIDUP tanpa sosok ibu sedari kecil, membuat Allera bersyukur atas kehadiran Tante Emma di hidupnya. Meski berawal dari kesalahan fatal, sejauh ini, Tante Emma sangat menyambutnya dengan baik. Menyayangi Allera seperti anak kandungnya sendiri, dan mengurus segala keperluan Allera yang beberapa bulan lagi akan menjadi seorang ibu.

Meskipun dalam hidupnya, Tante Emma tidak pernah menikah, namun, edukasi dan nasihat tak pernah henti terarah pada kedua sepasang suami istri muda itu.

Pagi ini, Allera berangkat sekolah bersama kekasihnya. Seperti biasa, Gavra akan menjemputnya di gerbang depan komplek, dan Allera yang berjalan menghampirinya. Beberapa menit sebelum itu, Langgam sudah berangkat menggunakan motor besarnya. Entah akan pergi kemana pria itu. Bahkan, sejak pagi tadi, mereka tidak interaksi sama sekali, Langgam juga tidak memakan sarapan yang telah Allera buat. Padahal ia sudah membuatnya sedari subuh, berakhir ia bekal semua sarapan yang telah ia siapkan, rencana nya, akan ia berikan pada Gavra.

Sejauh ini, meski sedikit-sedikit Allera mulai ikhlas atas takdir yang terjadi padanya, ia masih seringkali menangis, terkadang ia juga masih sering menyalahkan anak tak berdosa yang berada di dalam perutnya.

Kedua pasang kekasih itu telah sampai di sekolah. Allera segera turun dari motor, kemudian ia melepaskan helm nya. Namun sepersekian detik setelahnya, seluruh pandangan tertuju pada motor besar yang memasuki area sekolah dengan gadis di belakangnya, termasuk Allera yang matanya langsung tertuju pada pemilik motor itu.

Dia adalah Langgam, di belakangnya ada Brianna. Brianna atau yang kerap dipanggil Anna merupakan gadis yang kurang lebih satu tahun ini dikabarkan dekat dengan Langgam. Beberapa dari mereka mengatakan mereka berdua pacaran, namun hal itu belum memiliki bukti yang akurat.

"Ntuh, mereka berdua pacaran emang ya?" Tanya Gavra pada Allera. Sebagai sepasang kekasih yang sudah lebih dari tiga tahun menjalin hubungan, mereka berdua seringkali membicarakan orang, sama halnya sebagai manusia mereka juga suka ghibahin orang.

Allera menggeleng, "Gak tau, kata Yaya, sih, masih proses, belum ke tahap pacaran. Tapi aku juga gak tau," Ujar Allera.

Gavra menganggukan kepalanya, ia turun dari motor kemudian tangannya merangkul sang kekasih, "Keliatan sweet aja gitu, waktu itu juga kita ketemu mereka di Sbux, kan? Kirain aku udah pacaran," Ujar Gavra lagi. Mereka berdua melangkahkan kakinya memasuki area sekolah.

Allera menganggukan kepalanya, "Iya, kedekatannya emang kaya orang yang udah pacaran, padahal mah masih gantung ceunah hubungannya," Ujar Allera, karena setahu dia, Langgam dan Brianna itu masih proses pendekatan, belum officially relationship.

"Ih udah, ah, ngapain sih kita ngomongin orang," Ujar Allera diakhiri kekehan.

Gavra ikut terkekeh, "Ya, habisnya, aku kepo," Ujar Gavra kemudian mereka berdua tertawa.

LANGGAMTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang