"Kejarlah akhirat, maka dunia akan mengikutimu"
Apa jadinya jika seorang remaja alim ditaksir oleh perempuan cantik yang famous dan super nakal?
Berkisahkan tentang seorang pemuda bernama Naufal Ramadhan, yang masih dilanda gejolak semangat pada usi...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Assalamualaikum, Kinan? Nak ini Umi. Boleh Umi masuk?"
Di dalam kamar pondoknya ini, Kinan terlihat beranjak dari kasurnya dan berjalan menghampiri pintu kamarnya yang baru saja diketuk oleh Umi.
"Waalaikumsalam, Umi. Ada apa Umi repot-repot ke sini? Umi bisa panggil saja Kinan, nanti biar Kinan yang datang ke ruangan Umi."
Melihat mata sembab anak asuh kesayangannya ini, Umi kini mengusap kepala Kinan dengan lembut. "Udah 1 minggu setelah kelulusan, kamu masih aja termenung di kamar. Makan dulu yuk! Kamu sekarang jadi jarang makan, nanti sakit loh."
Kinan tersenyum lemas sambil menggeleng. Wajahnya memang berubah menjadi sedikit pucat bak orang yang sudah kehilangan gairah hidupnya lagi.
"Kinan gak laper Umi."
"Nak, sedih boleh tapi jangan terlalu larut dalam kesedihan. Kamu jadi kurusan sekarang, kamu juga jadi semakin tertutup. Mana Kinan yang dulu ceria dan selalu antusias di setiap harinya?"
"Kinan gapapa, Umi. Kinan cuma lagi cape aja."
"Kinan bisa bagi rasa cape itu sama Umi. Kinan tahu apa yang bisa membuat hati seorang Ibu ikut terkikis? Ya, itu ketika ia melihat perubahan pada anaknya yang penyebabnya sama sekali tidak ia ketahui."
Mendengar itu, Kinan mulai menangis. Sontak ia memeluk Umi sambil menenggelamkan wajahnya di pelukan Umi. Melihat anak didik sekaligus anak asuhnya ini menangis, kini Umi menuntun Kinan untuk duduk di pinggiran kasur sambil terus mengusap kepala dan punggungnya bergantian.
"Naufal?" tanya Umi tepat sasaran yang langsung dijawab oleh sebuah anggukan kecil dari Kinan.
"Kenapa sama Naufal? Perkataan apa yang Naufal ucapin sampai buat anak Umi nangis gini hm?"
"Sebelum acara perpisahan, Kinan sempetin ngobrol lagi sama Naufal setelah ia terus jauhin Kinan karena tau Kinan berubah. Disitu, Kinan cuma minta buat kembali temenan sama Naufal. Cuman temenan, gak lebih karena Kinan sendiri juga tahu kalo pacaran itu dosa dan gak boleh,"
"Terus, Naufal malah gak mau kita temenan kaya dulu. Bahkan liat Kinan yang udah berubah demi dia aja Naufal gak bereaksi apa-apa, dia gak seneng atau semacamnya, Umi. Naufal malah minta Kinan buat jauhin dia. Apa Kinan sesalah itu udah cinta sama Naufal, Umi? Kenapa semakin Kinan coba buat deket sama Naufal, justru rasanya malah semakin jauh?"
"Kinan selama ini berubah cuma buat bisa jadi setara sama Naufal, tapi rasanya Naufal gak pernah hargain usaha Kinan,"
"Dan yang buat Kinan sakit hati itu ketika Naufal nyuruh Kinan buat jauhin dan lupain dia, pedahal dia sendiri tahu gimana perasaan Kinan buat dia, Umi. Tapi dia tega bilang itu sama Kinan. Ngelupain dia dan ngehapus perasaan yang Kinan punya buat Naufal itu gak mudah. Kinan cuma mau tetep pertahanin pertemanan Kinan sama Naufal, tapi Naufal malah lebih memilih buat mutusin pertemanan kita,"