Pinkan Arawinda gadis maniac warna pink selain mengoleksi barang yang berwarna pink, dia hobi mengejar cowo yang konon katanya cowo itu dingin tak tersentuh Arshakalif Galendra.
Prinsipnya itu," PEPET TERUS SAMPE DAPET!"
Namun nyatanya Arsha itu r...
Jingga yang baru datang mengeryit heran kemudian menjatuhkan bokongnya di sebelah Pinkan.
" Ada apa nih?" tanya Jingga menatap Kibo dan Agus.
" Kata Pak Haru kelas kita hari ini olahraga basket." jelas Kibo.
" Tuh Pin, harusnya lo semangat!! Bisa cuci mata alahh punya crush banyak ga ngaruh kali. Lo sama si Arsha aja belum tentu jadian." Jingga langsung menutup mulutnya.
Eh?
Pinkan yang sedang memainkan ponsel menatap tajam Jingga.
" Waduh gue kira ngomong kaya gitu udah jadian wkwk" ujar Agus menatap Kibo lalu tertawa ngakak.
" Gue ga mau bantuin ngepush lo lagi Gus." Pinkan menatap tajam Agus yang masih tertawa.
Baru saja Agus membuka mulut suara bel masuk terdengar, anak-anak IPS 5 buru-buru keluar dari kelas mengambil baju olahraga yang ada di dalam loker.
" Gue ga bisa basket" lirih Pinkan menoleh ke arah Jingga.