sembilan belas

1.9K 172 12
                                    

HAPPY READING





.







.







.





✨✨✨✨✨

Hari ini adalah hari yang membahagiakan bagi Karina, karena tepat hari ini Junho berulang tahun, Karina menangis terharu, ia tidak menyangka jika di usianya yang masih muda ini sudah menjadi ibu

Saat Junho lahir, Karina merasa tidak akan bisa menjadi ibu yang baik untuk anaknya, namun seiring berjalannya waktu ia merasa senang karena anaknya bisa tumbuh menjadi anak yang pintar

jika mengingat hal itu, Karina merasa sangat bersalah terhadap orang tua nya, ia sudah gagal menjaga dirinya sendiri. Karina juga merasa bersalah terhadap para fansnya karena telah berbohong mengenai hal ini

sebenarnya Karina ingin mengundurkan diri dari agensinya, ia ingin menjalani kehidupannya bersama Junho. Karina sangat takut jika media mengetahui nya akan membuat grupnya dalam masalah, namun agensinya terus menahan Karina, dan malah membantu Karina untuk merahasiakan kehamilannya

.

.

kini Karina dan yang lain tengah sibuk mendekor untuk perayaan birthday nya Junho, setelah selesai mendekor, Karina mendudukkan Junho di kursi, lalu mereka menyanyikan lagu ulang tahun

"saengil chukahamnida saengil chukahamnida saranghaneun uri Junho saengil chukahamnida yeyyy" Mereka bertepuk tangan, Junho pun ikut bertepuk tangan, terlihat bayi itu sangat bahagia

Karina mencium wajah anaknya "selamat ulang tahun uri aegi"

Ningning mencolek kue lalu menempelkan nya di hidung Junho

"neomu kiyowo Junho-ya" ucap Ningning sambil tertawa

"Junho-ya ini hadiah dari imo untukmu" Giselle memberikan hadiah nya pada Junho

"ini hadiah dari nimo untuk keponakan kesayangan nimo" ucap Ningning

"dan ini hadiah dari Minjeong imo" Winter menaruhnya di samping Junho

"kapan kalian membelinya, ini banyak sekali" ucap Karina melihat hadiah hadiah dari Winter Giselle dan Ningning

"kami membelinya sudah lama, iya tidak eonni" balas Ningning menoleh ke arah Giselle dan Winter, mereka berdua mengangguk

"terima kasih yedeura, kalian sudah repot-repot membeli hadiah untuk Junho"

"mana mungkin kami tidak membelikan hadiah untuk keponakan kesayangan kami". perkataan Ningning membuat Karina tersentuh, ia pun menangis. Melihat eonni nya menangis Winter Giselle dan Ningning panik

"eonni wae? kenapa kau malah menangis" tanya Winter memegang pundak eonni nya

"na mollaseo, tiba tiba saja ingin menangis" jawab Karina masih menangis

"kau buat kami panik saja, eonni aneh sekali" sambung Winter sambil mendorong pelan pundak Karina

"Junho-ya eomma mu aneh sekali kan". Bayi itu malah tertawa

akhir akhir ini Karina sangat emosional, ia selalu menangis walau hanya hal kecil. Terdengar suara bell, Ningning berlari melihat siapa yang datang, lalu dia menoleh ke arah para eonni nya "eonni, ada manager oppa dan manager eonni kesini" ucap Ningning

"buka saja Ning-ie". Ningning menangguk dan langsung membukakan pintu, Ningning mempersilakan managernya untuk masuk

" yaak kalian membuat pesta tanpa kami eoh" ucap manager eonni kesal, Mereka ber empat menyengir "mianhae eonni"

my secret baby || JenrinaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang