34- Destroyed

21.4K 1.1K 538
                                        

SPAM KISSEU DI SINI💋

VOTE DULU SEBELUM BACA 😁

JANGAN LUPA RAMEIN SETIAP PARAGRAF PAKE KOMENTAR YAW🙈

FOLLOW IG AKU JUGA BUAT DAPETIN MORE INFO ALDARA & ELEMEN

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

FOLLOW IG AKU JUGA BUAT DAPETIN MORE INFO ALDARA & ELEMEN

FOLLOW IG AKU JUGA BUAT DAPETIN MORE INFO ALDARA & ELEMEN

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

🚫H A P P Y  R E A D I N G🚫

Aldara merasa tubuhnya membeku, menatap dalam diam manik gelap milik Elemen yang secara bersamaan juga berusaha menyalurkan perasaan yakin untuknya.

Perlahan cewek itu menggeleng samar, seakan tengah mengingatkan dirinya sendiri agar tidak terbawa suasana. “Lo bilang cuma gue yang boleh sakitin lo kan?” tanya Aldara dengan suara lirih.

Elemen menelan ludah sesak, sebelum mengangguk tak yakin.

“Yes, just you.”

“Kalau lo beneran suka sama gue, gue gak akan pernah mau ataupun berusaha buat suka balik sama lo. Anggap aja, ini balas dendam gue, buat bikin lo sakit dan menderita.”

Rahang Elemen seketika mengeras saat mendengar jawaban yang sangat jauh dari harapannya itu, namun cowok ini masih berusaha untuk menekan ego dan emosinya agar tidak meledak dan membuat Aldara kian muak dengannya. “Kalau itu cinta?” kata Elemen. “Kalau gue bilang, gue cinta sama lo, apa jawaban lo tetep sama?” jelasnya dengan raut serius namun terdengar pahit.

“Kenapa lo mau denger jawaban yang udah pasti bakal bikin lo sakit hati?”

Aldara mendorong tubuh cowok itu agar menjauh saat mendapatkan peluang di sela-sela dekapan Elemen yang mengendur. Cowok itu juga tak membentak atau menunjukan emosi yang biasanya suka meledak-ledak seperti beberapa saat tadi, kali ini Elemen benar-benar bungkam.

“Gue pasti udah keterlaluan banget kan?” Suara cowok itu terdengar sendu, tatapannya pun menunduk sayu dan seolah enggan untuk menatap Aldara. “Maaf,” ucapnya pelan.

ELEMEN; BAD FIANCÉ (TERBIT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang