Lucky
Cinta masa kecil, rahasia keluarga, dan identitas yang tersembunyi - semua bertabrakan dalam satu malam yang mengubah segalanya.
Wendy, pewaris muda keluarga Son, menjalani hidupnya dalam bayang-bayang harapan dan peran yang tak pernah ia pili...
Setelah beberapa hari kemudian Wendy dan Irene pun akhirnya melangsungkan pernikahan mereka di hotel yang cukup mewah dan terdapat taman yang akan menjadi tempat melangsungkan acara pernikahan mereka. Tamu undangan pun datang dari para keluarga kedua mempelai hingga para rekan bisnis kedua Perusahaan terkenal tersebut.
Di ruang rias pengantin wanita, Irene terlihat cukup khawatir dan gelisah Ketika akan berjalan menuju ke altar untuk menemui calon suaminya yaitu Wendy. Mengetahui jika sang anak begitu gelisah , Tiffany sebagai ibu pun menghampiri anak gadisnya dengan wajah hangat.
" apa yang membuatmu khawatir,sayang? " Tanya Tiffany sambil memegang pundak anaknya dan tersenyum lembut.
" aku hanya merasa khawatir apakah semua akan berjalan baik-baik saja? Apa aku Wanita yang tepat untuk Seungwan,mom. " Jawab Irene dengan suara pelan dan wajah yang khawatir.
" Irene Wendy pria yang sangat baik,pekerja keras dan terutama sangat mencintaimu sampai detik ini. mommy percaya jika kamu adalah wanita yang cocok untuk pria seperti Wendy. " Ucap Tiffany dengan lembut meyakinkan anaknya.
" jinjjayo mommy? " Tanya Irene lagi dengan tatapan serius kepada Tiffany.
" apa pernah mommy berbohong denganmu? Sudah jangan terlalu banyak berpikir dan tersenyumlah sebentar lagi kamu akan menjadi Mrs. Son. " Ucap Tiffany dengan nada menggoda kepada anak sulungnya itu.
" haha baiklah anak mommy yang cantik Irene. " Ucap Tiffany dengan sedikit tertawa lalu memeluk anaknya
' tidak terasa sebentar lagi anakku yang manja ini menjadi istri Wendy dan aku akan menjadi seorang halmeoni kelak ' Batin Tiffany.
Wendy menunggu di altar dengan kekhawatiran di hatinya karena Irene belum juga keluar untuk menemuinya di atas altar. Wendy menatap pintu masuk dengan harap cemas lalu tidak lama kemudian pintu pun terbuka dan terlihat Irene dengan gaun putihnya yang berjalan sambil membawa buket bunga dengan begitu hati-hati. Taeyeon sebagai ayahnya Irene pun mendampingi anaknya menuju altar dan menemui menantunya yaitu Wendy.
" Seungwan -ah aku titipkan putriku Joohyun kepadamu. Jika suatu hari kamu tidak mencintainya lagi, aku mohon jangan sakiti dirinya tetapi kembalikan saja kepadaku. " Ucap Taeyeon kepada Wendy dengan tatapan serius.
Para tamu begitu terharu dengan ucapan Taeyeon yang terdengar sangat mencintai putri sulungnya kepada sang menantu. Irene pun yang mendengar hal itu mulai menitikkan air mata terharu dan tersenyum menatap wajah ayahnya.
" Joohyun -ah kamu akan menjadi seorang istri karena itu perlakukan suami mu dengan perhatian dan kalian harus saling menghormati agar hubungan kalian berlangsung lama hingga waktu yang memisahkan kalian. " Ucap Taeyeon lagi kepada Irene dengan mata yang sendu menatap Irene.
Setelah itu Taeyeon pun turun dari altar dan duduk di barisan depan Bersama keluarganya dengan senyuman Bahagia melihat keduanya telah berada di depan pendeta untuk mengucapkan sumpah seumur hidup di hadapan seluruh tamu yang mendatangin pernikahan mereka.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.