Hi! we meet again!
ramein ceritanya ya guys!!!
enjoyyyy~
***
Haidan berlari dari gerbang sekolah ke kelasnya, hari ini hari pertama masuk sekolah setelah libur kenaikan kelas. sebelum itu, Haidan pergi ke mading untuk melihat pembagian kelas di kelas 11 ini.
"Eh, geseran dong, gantian. gw belom liat nih"
Haidan dengan tubuh rampingnya terus masuk menyempil diantara badan badan lainnya. kemudian, telunjuknya menjalar di atas kertas dari atas kebawah, dengan wajah harap harap cemas. hingga, telunjuknya berhenti tepat di nama Haidan Yagama.
"anjir, kelas bawah cok 11-4" misuh Haidan.
Sudah menjadi hal yang biasa Haidan berada dikelas bawah. tapi, baru kali ini Haidan mendapat kelas paling terakhir. Haidan melangkahkan kakinya ke lantai atas, mencari kelas dengan plang 11-4. huft, diujung rupanya. Haidan memasuki kelas tanpa mengucap apa apa, mengambil bangku paling belakang dan meletakkan tasnya diatas meja.
Kelas ini sepertinya tidak diisi banyak murid, jika tidak salah hanya 13 orang murid. Fyi, sekolah ini memiliki sistem khusus pembagian kelas disesuaikan dengan kepintaran, tapi jangan khawatir karena kelas bawah seperti 10-4, 11-4 atau 12-4. bisa mengikuti ujian untuk pindah ke kelas yang lebih unggul. karena itu, kelas bawah selalu menjadi kelas dengan murid yang paling sedikit orangnya. yaaa, banyak yang menghindar dari kelas ini.
selain karena dipandang kurang pintar, kelas bawah ini juga biasa berisi anak anak yang... bandel, mungkin? atau pemalas? tak jarang bahkan guru guru pun malas untuk masuk kedalam kelas ini.
"WOY! anjir gw duluan yang nyampe Nono! gausah dorong dorong gw anjing" teriak Nana sambil menarik seragam Jeno yang juga menarik tas Nana.
"Gada ye, gw duluan yang nyampe! lu yang narik narik gw monyet"
bukan tanpa alasan mereka berebutan masuk ke kelas seperti itu, karena mereka berebut untuk mendapat bangku dipaling belakang, aneh bukan?
"anjir No! liat udah ada orangnya anjir, sia sia dong kita balapan dari gerbang sampe sini kalo taunya ada orangnya mah"
Jeno dan Nana pun berjalan menghampiri laki laki yang sudah menduduki bangku paling belakang tersebut, dengan earphone yang tersumpal di telinganya, menyebabkan dirinya tidak mendengar keributan yang baru saja terjadi.
"woy"
"woy"
Brakk...
"WOY ANJING, BUDEK YE LU"
Haidan tersentak mendengar teriakan dari orang yang duduk persis didepanya
dengan memukul meja.
"biasa aja doang anjir gausah ngegas monyet" Kesal Haidan sambil melepas earphone nya dibalas dengan cengiran tak berdosa dari Nana.
"nama lu siapa? kenalan dong kita, ga asik banget ga kenalan ye ga"
"Haidan Yagama panggil aje Idan"
"gw Nana dan ini Jenong namanya" ucap Nana sambil menarik kerah seragam Jeno yang duduk disampingnya.
Haidan hanya mengangguk, canggung. dikelas baru mereka bertiga, entah yang lain terlambat atau bagaimana.
kringggggg....
bel berdering, tanda masuk ke jam pelajaran pertama, tiba tiba secara bersamaan 10 orang masuk kedalam kelas secara tiba tiba. dan menimbulkan rasa bingung dari ketiga pemuda yang sejak tadi diam di kelas.
"loh? kok kalian udah disini duluan? gak ikut upacara?"
"shit"
"blegug"
KAMU SEDANG MEMBACA
YATRAGATA (ON GOING)
FanficYATRAGATA, diambil dari bahasa sansekerta yaitu "yatra" dan "anagata" dengan arti perjalanan masa depan. Cerita ini menceritakan tentang 7 anak remaja dalam menjalani kehidupan mereka, bertemu satu sama lain dan menjadikannya tempat pulang. 7 dream...
