Ini lanjutan dari:
- Keikhlasan Cinta Milik Gus Asya
- The Lost Halal Love
Yang belum baca, bisa baca dulu cerita sebelumnya yang ada di profil author
PLAGIAT DILARANG MENDEKAT‼️
Asya yang terkenal sebagai laki-laki yang memiliki akhlak sangat bagu...
'Sedang di versi terbaik mencintainya, hingga bersujud untuk memintanya' - - - Sebelum baca jangan lupa pencet bintang di pojok kiri bawah yaa!! Komen sebanyak-banyaknya dan jangan lupa follow!!
[ H A P P Y R E A D I N G ]
Ig: athrlutful__
¶¶¶
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Ra, aku di depan rumah kamu. Kamu keluar ya, Sayang?"
"Ha? Bukannya kamu di Bandung?"
"Aku sudah pulang, sekarang aku ada di depan rumah kamu. Keluar gih"
"Tunggu sebentar"
Tut.
Athar memasukkan handphone miliknya ke dalam saku celana. Dengan wajah berseri, Athar berdiri di depan pintu utama keluarga Aksara. Di tangan kanannya, terdapat satu bucket bunga mawar putih yang sengaja ia beli untuk Klara.
Ya, Athar pergi meninggalkan Biya di rumah untuk bertemu dengan Klara. Athar sudah tidak dapat memendam rasa rindunya pada Klara. Athar merindukan pelukan hangat dari Klara. Athar merindukan tawa Klara. Athar merindukan senyum, mata, bibir, alis, rambut, Athar rindu semua yang ada pada Klara.
Ceklek
Pintu rumah Klara terbuka. Menampilkan gadis cantik dengan rambut panjang nya yang ia biarkan menjuntai begitu saja. Kaos kedodoran dengan rok yang sangat minim itu, berdiri tepat di depan Athar dengan tatapan terkejut.
Athar mengedipkan matanya berkali-kali. Matanya menatap Klara dari atas hingga bawah.
Cantik.
Klara benar-benar cantik.
"Athar?! Kamu beneran ada disini?" Girang Klara masih tak menyangka. Gadis itu segera menubruk dada bidang Athar. Menyalurkan rasa rindu sekaligus bahagianya. Bukan hanya Athar yang rindu Klara. Tapi, Klara juga merindukan Athar.
Athar membalas pelukan Klara tak kalah erat. Bibirnya tak henti-hentinya memberi kecupan manis pada kepala Klara. Mencium aroma sampo yang begitu menenangkan Athar.
Ini yang Athar butuhkan. Klara. Athar butuh Klara saat dunianya sedang tidak baik-baik saja. Athar butuh Klara untuk selalu membuatnya bertahan hidup di dunia ini. Athar butuh Klara, selalu butuh.
"Aku kangen banget sama kamu, Ra" Lirih Athar di dalam pelukannya.
"Aku juga" Balas Klara. Mereka masih berpelukan selama beberapa saat, sampai akhirnya Klara merenggangkan pelukannya.