"Kalian nanti harus mengikuti mobil itu, mengerti?"
Mereka berempat melihat ke arah yang ditunjuk Donghyuck.
"Eh, bukannya itu mobil milik sir Mark?" tanya Karina.
"Wah Donghyuck, ini si sudah pasti jika kau ada sesuatu dengan sir Mark." Felix merangkul Donghyuck dengan menaik turunkan alisnya menggoda.
Donghyuck mendengus mendengar penuturan Felix tanpa membantah sedikitpun. Ia menurunkan tangan Felix yang merangkulnya dan berpamitan untuk menghampiri mobil yang harus saja ditunjuknya.
Selang beberapa menit setelah donghyuck meninggalkan mereka. Mobil yang tadi ditunjuk donghyuck mulai meninggalkan area sekolah.
"Hei, mobil itu sudah bergerak. Ayo cepat ikuti," perintah Felix.
Renjun yang sedari tadi sudah menyalakan mobilnya bergegas membawa mobilnya pergi mengikuti mobil donghyuck.
"Lihatlah mereka sudah berhenti."
Renjun melajukan mobilnya memasuki kawasan rumah mewah dimana tempat mobil yang ditumpangi donghyuck berhenti.
Dapat mereka lihat jika guru mereka sudah masuk ke dalam rumah terlebih dahulu, meninggalkan donghyuck yang masih menunggu teman temannya di depan teras rumahnya.
Karina, Felix, Mina, dan renjun bergegas menghampiri donghyuck.
"Ini si sudah fix jika donghyuck ada sesuatu dengan sir Mark."
Donghyuck memutar bola mata jengah. "Kau sudah mengatakan itu beberapa kali, felix. Tidak kah kau merasa bosan mengatakannya?"
"Lau cukup membuat kami terkejut donghyuck. Kau berhutang penjelasan pada kami donghyuck!" sela renjun.
"Sudahlah, ayo masuk. Aku jelaskan didalam."
Donghyuck membawa teman temannya masuk ke dalam.
"So?" tanya renjun yang sudah tidak sabar mendengarkan penjelasan donghyuck.
Donghyuck menghela nafasnya sebelum menceritakan kebenaran 0ada mereka.
"Sebenarnya aku sudah menikah dengan sir Mark," jelas donghyuck.
"Tuh kan! Kami benar jika kau ada apa apa dengan sir Mark." Felix sedikit menggebrak meja didepannya, namun tidak terlalu kencang.
"Hah, really? Bayiku sudah menikah?! Bagaimana mungkin!!!" Pekik Karina.
"Jelaskan lebih detail!" desak renjun.
Donghyuck pun kembali menceritakan kisahnya pada mereka dengan sejelas jelasnya. Karena tak ingin sahabatnya salah paham.
"Jadi begitu- tapi bolehkah aku meminta satu hal dari kalian?"
"Apa?" tanya mereka bersamaan.
"Tolong jangan beritahu ini pada siapapun," pinta donghyuck.
Felix mendekat kearah donghyuck dan merangkul bahunya. "Kau tenang saja, kita akan tutup mulut."
"Iya kita akan merahasiakan ini. Terima kasih sudah jujur pada kita."
"Iya baby, kau tenang saja kami tidak akan membocorkan hal ini."
"Bagaimana mana denganmu Mina? Kenapa kau diam saja sedari tadi?" Tanya Felix.
Mendengar pertanyaan itu membuat mereka bertiga (selain Mina dan Felix) tersadar. Jika hanya Mina lah yang tidak merespon cerita donghyuck.
"Eiyy, jangan menatap ku begitu. Aku hanya sedang mencerna cerita donghyuck. Ya benar, kau tenang saja hyuck kami tidak akan menceritakan ini pada siapapun."
Mereka pun kembali berbincang bincang. Hingga Felix mendapatkan panggilan telepon dari seseorang membuat mereka menghentikan aktivitas masing masing.
"Halo ci? Apa? Kau akan kesini besok? Sungguh? Baiklah, aku akan menjemputmu di bandara besok. Ya sampai jumpa."
Felix meletakkan kembali ponselnya usai menutup telepon.
"Siapa? Apa itu cia?" tanya donghyuck. Karena seingat donghyuck Felix memiliki sepupu bernama cia. Dan mereka cukup saling mengenal waktu sebentar.
"Iya, dia akan sampai disini besok. Jadi aku berniat menjemputnya."
"Kalau begitu kami ikut bersamamu. Bagaimana yang lain kalian mau ikut kan?" Ajak renjun.
"Boleh tuh, lagian besok aku tidak ada kegiatan apa apa," ucap Karina.
"Jam berapa?" tanya Mina.
"Aku kurang tau, tapi aku akan memberitahu kalian begitu aku tau."
•••
Menyadari jika ada seorang pria yang mendekat. Membuat kegiatan teman teman donghyuck terhenti.
"Hyuck, kemarilah."
Donghyuck berdiri dan segera mendekati Mark. "Ada apa Hyung?"
Mark mengeluarkan kartu miliknya dan menyodorkan benda itu kepada donghyuck.
"Aku ada urusan diluar. Ini kartuku belilah makanan dan cemilan sesukamu. Oh iya kemungkinan aku akan pulang malam, jadi jangan menunggu ku."
"Oke."
Donghyuck dengan senang hati mengambil kartu tersebut.
"Aku pergi dulu," pamit Mark. Pria itu mengecup kilas dahi donghyuck sebelum pergi meninggalkan bocah itu.
Setelah kepergian Mark. Karina memekik kencang.
"Astaga bayikuuuuu."
Teman teman donghyuck saling memandang satu sama lain.
"Whohoo, aku tidak menyangka hubungan kalian sudah seperti ini hyuck," goda Felix.
"Hei, berhenti menggoda ku!!!"
"Ya pun aku tidak menyangka jika itu sir mark," ujar renjun.
Sedangkan Mina hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah sahabatnya.
Bersambung
Haloo, apa kabar semua!!!
Masih pada inget alur cerita ini gaaa???
Lupa ya, kalau gitu selamat membaca ulang hehehehehehe
KAMU SEDANG MEMBACA
Sir Mark
FanfictionEntah Donghyuck harus menyesali atau malah mensyukuri, saat mengetahui jika dirinya dulu sempat meminta untuk dinikahkan setelah lulus Junior High School. Dan kini sekolahnya kedatangan guru baru, namun siapa yang menyangka jika guru muda tersebut m...
