Sean bertamu

83 1 0
                                        


**********

Suara jeritan tangis seorang gadis memenuhi kamar yang berantakan itu.

Waktu menunjukkan pukul 07.00 pagi,
Namun tangisan gadis tersebut masih saja terdengar pilu.

"Jangan peluk-peluk!"sentak Monica menghempas tangan kekar Felix yang melingkar di pinggang nya.

Felix tersenyum kecil mendengar nya,ia mencium kepala Monica dengan penuh cinta.

"Pembohong!"

Felix mengelus lembut rambut pendek Monica.

"Maaf,saya  nggak bisa nahan nya sayang kau begitu,Wow"Monica mendelik sebal mendengar ucapan Felix yang nakal itu.

"Wow apa nya,dasar nakal!"Felix tertawa tangan kekarnya menghapus lembut air mata yang menempel pada pipi Monica.

"Makasih,sayang"Monica tersenyum malu mendengar nya,rasa kesal nya pada Felix seketika menghilang ketika mendengar ucapan terimakasih yang Felix utarakan.

"Apa masih sakit?"tanya Felix dengan khawatir.

Monica mengangguk malu Felix yang melihat nya langsung menggendong Monica menuju kamar mandi untuk membersihkan diri mereka.








********

Sean berjalan masuk ke dalam mansion milik Felix,ia duduk dengan nyaman di sofa yang berbeda di ruang tamu itu.

"Silahkan Tuan,di minum"ucap Mbok Wati kepala pelayan di mansion tersebut.

Ia meletakkan teh yang Telah ia buat di hadapan Sean yang tengah fokus menatap ponselnya.

"Terimakasih Mbok"ucap Sean dingin.

Mbok Wati pun mengangguk dan pergi kembali menuju dapur,Sean kembali fokus pada ponsel nya.

"Mengapa mommy tidak mengabari ku jika ingin datang!"lirih Sean yang tengah menatap mommy nya berfoto di depan pesawat dengan caption "liburan ke tempat anak tampan ku💅🌹🌹" di story WA nya.

Sean terkejut ketika mendapat telpon tadi pagi dari wanita yang di sayangi nya itu,jika ia mengatakan telah berada di bandara dan akan menuju apartemen putra nya tersebut.

Sean tentu senang mendengar nya namun ia tak mempersiapkan apa pun untuk menyambut mommy nya tersebut,
Membuat Sean merasa sedikit kecewa namun mommy nya sudah berpesan jika ini memang rencana nya ia tak ingin merepotkan putra nya tersebut.

Toh,tujuan nya ke Indonesia juga untuk mencarikan istri untuk putra nya tersebut,memang sih Sean itu masih terlalu muda tapi gimana dong mommy nya sudah ngebet pengen punya cucu.

Sean itu anak tunggal dari pasangan Aryo dan Alya, mereka adalah pengusaha terkaya nomor 3 di dunia, sebenarnya Sean itu tinggal di Paris namun Daddy nya itu menyuruh nya untuk mengabdi pada Felix anak dari teman Daddy nya tersebut.

Bagas dan Bella adalah ayah dan bunda Felix pengusaha Nomor 1 terkaya di dunia, mereka berteman sudah cukup lama dengan kedua orang tua Sean hingga mereka sepakat untuk membuat kedua anak mereka bekerja sama seperti mereka dulu.

Kembali pada Sean yang masih fokus pada ponsel nya, hingga ia tak menyadari akan kedatangan Felix yang sedari tadi duduk di hadapannya.

Bahkan Felix telah menghabiskan setengah teh milik Sean yang belum ia cicipi.

"Woi Sean!"sentak Felix membuat Sean reflek menjatuhkan ponsel nya.

Ia menatap dingin Felix yang masih melanjutkan minum nya.

"Kau ini fokus sekali menatap ponsel mu,sampai tak menyadari kedatangan ku!"Felix menatap sinis pada Sean yang tengah menatap nya penuh kesal.

"Kau meminum teh ku, Tuan?"tanya Sean dengan wajah datar nya.

Felix menatap secangkir teh yang berada di tangan nya,ia kembali meneguk nya hingga tandas.

"Sudah lah,kau jangan marah saya akan menyuruh pelayan kembali membuat kan nya untuk mu"Felix langsung menyuruh salah satu pelayan untuk membuat kan kembali teh Sean yang telah di minum nya.

Mereka berdua pun mulai menceritakan tentang pekerjaan dan permainan yang telah mereka lakukan pada Sarah dan Pando dengan serius, hingga obrolan mereka terhenti dengan kedatangan Monica yang berjalan seperti robot.

"Hai kak Sean!!"sapa Monica dengan Ramah, Felix yang melihat kedatangan Monica pun langsung membantu nya untuk duduk di sofa.

Sean menyipitkan mata nya melihat jalan Monica yang sedikit berbeda.

"Sudah ku bilang jika butuh apa-apa panggil aku sayang,jangan keluar dari kamar dulu untuk hari ini!"ucap Felix sembari mengecup pipi tembam nya.

Monica menghapus ciuman Felix di pipinya Felix mendengkus kesal melihat itu.

"Jangan cium,aku masih kesel ya!"ucap Monica kembali menatap penuh binar Sean yang masih saja menatap tingkah kedua pasangan sejoli itu dengan aneh.

"Kak Sean,apa kau punya kekasih?"Felix yang mendengar nya pun terkejut.

Apa maksud istri nya tersebut,apa ia berencana untuk memasang dua suami?Oh,Felix tidak rela!

Sedangkan Sean yang mendengar nya menatap malas pada Felix yang mulai terlihat cemburu mendengar pertanyaan Monica.

"Kenapa kau bertanya seperti itu?kau suka pada Sean si muka datar itu ha!"
Felix berucap dengan menyentil bibir seksoy milik Monica.

Monica merasa tak suka ketika Felix mengatakan Sean seperti itu.

"Heh kamu juga wajah nya datar gitu,udah datar ngeselin nakal lagi dasar mesum!"Felix mendekat kan wajah nya pada Monica.

"Kan,mesum nya kumat lagi!udah ah minggir aku mau liatin kak Sean aja"Monica mendorong wajah tampan Felix dan kembali menatap Sean.

Felix juga ikut menatap Sean dengan tatapan penuh cemburu.

Sean yang ditatap Begitu hanya mampu menghela nafas nya,ia menyeruput teh nya dengan santai.

"Kak Sean,kau belum menjawab pertanyaan ku"ucap Monica.

"Dia tak mau menjawab nya!"ucap Felix yang masih saja menatap tajam Sean.

"Sayang diam lah,bukan kau yang ku tanya!"Felix pun terdiam dengan kesal.

"Cepat jawab Sean dan pergilah dari mansion ku secepat nya!"Monica mencubit gemes pinggang suaminya itu.

Membuat Felix tersenyum senang mendapatkan nya.

"Saya tidak mempunyai kekasih nona"
Ucap Sean santai.

Felix dan Monica pun sontak menatap nya secara bersamaan.

"Hah,dasar jomblo akut"ucap Felix pelan namun masih bisa di dengar oleh Monica.

Membuat nya kembali melayang cubitan kecil di perut sixpack milik Felix.

"Ahh,sayang sakithh"bisik Felix membuat Monica merinding di buat nya, dasar Felix  nakal.

"Kenapa kau belum mempunyai kekasih kak?"tanya Monica kembali, Felix sudah tidak mempedulikan obrolan mereka ia tengah sibuk melancarkan aksinya dengan memasukkan tangan nya kedalam dress rumahan milik Monica.

"Saya tidak punya waktu nona untuk mencari pasangan"ucap Sean dengan tegas.

Monica mengangguk seolah paham.

"Apa kau mau ku cari kan kak, Sean?"Monica menwarkan penawaran kepada Sean, membuat Sean menolak nya dengan mentah-mentah.

"Tidak perlu nona!"ucap Sean menatap jijik melihat tingkah mesum Tuan nya tersebut.

Tak tau tempat kau Tuan!batin Sean.

Monica yang mendengar nya pun sedih,Padahal ia sudah merencanakan akan menjodohkan Sean pada Salma namun sepertinya Sean tak akan mau.

Mata Monica melotot saat Felix menggendong nya tiba-tiba.

"Maaf Sean,kami ingin buat anak dulu pulang kau sana!"ucap Felix dan langsung membawa masuk Monica kedalam kamar tamu yang berada di bawah.

Sean mendengkus melihat nya,ia langsung saja pergi dari kediaman Felix.






*********

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Sep 14, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

You Are Mine Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang