Rumah itu bukan rumah biasa.
Tersimpan banyak kisah dari para penghuninya.
Disclaimer : semuanya hanya fiksi yang tidak ada hubungannya dengan realita sama sekali.
Started : 10 Oktober 2020
End : 14 Januari 2021
Apakah ada yang masih simpan cerita ini di library dan dapet notif update?
Kalian pasti bosen ya karena aku bilang mau rewrite tapi terus-terusan publish-hapus. Itu karena yang namanya konsisten itu susah banget. Demi apapun deh, apalagi sejak balik ke Surabaya, hari Sabtu aku ga libur, masih kerja. Jadi waktu nulisnya berkurang drastis, beda dari waktu masih kerja di Pare yang banyak banget waktu buat nulis.
Back to the story.
Aku mau rewrite cerita ini untuk menutup banyak plot hole yang ada di sini.
Apa aja plot hole-nya?
Cerita tentang Rino; kenapa dia bisa pulang-pulang bonyok terus diobatin sama Prima dan Mika. Sama gimana prosesnya dia akhirnya bisa bareng sama Shasha.
Cerita tentang Shasha; di cerita ini nggak pernah dijelasin soal Shasha yang ditolak Rino.
Cerita tentang Calvin; di cerita ini Calvin ga punya banyak adegan dan kalau dibaca-baca terkesan ga jelas. Di sana, aku bakal bikin cerita Calvin lebih jelas dan lebih ke genre misteri atau kriminal.
Cerita tentang Felix; inti masalahnya masih tetap soal keluarganya yang pilih kasih dan Felix yang pacaran sama Nancy karena mamanya bukan karena dirinya sendiri.
Cerita tentang Aryan; sebenernya kasihan banget dia sad boy sampai akhir, untuk di judul Rumah Kedua nanti aku akan kasih dia happy ending.
Cerita tentang Aji; di akhir cerita ini, dia ditunjukin pulang bareng boncengan sama Adel, adeknya Rino. Dia juga sahabatan sama Lia tapi nggak pernah ditunjukin di Perfect Housemates. Dua cewek ini bakal berinteraksi sama Aji lebih banyak di Rumah Kedua. Cuma yaa, akhirnya bakal sama siapa masih belum tau. Tapi di sini Adel bukan adiknya Rino dan namanya akan berubah jadi Cherry.
Selain itu, aku menambahkan dua tokoh cewek lainnya. Salah satunya bakal jadi the real musuh pacar Haris yang namanya bakal aku ganti, orang yang bakal pasang badan kalau anak kosan diapa-apain sama pacarnya Haris.
Harapanku di cerita ini, selain bisa lebih baik dari Perfect Housemates, aku juga berharap cara penulisanku udah upgrade. Aku nggak bisa menilai, yang bisa menilai ya kalian yang baca.
Udah segitu aja basa-basinya, jangan lupa mampir ke Rumah Kedua yang udah nangkring di profilku.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.