Bocah lelaki itu tidak pernah mengatakan dia akan pergi mengejar mimpinya untuk menjadi pemain sepak bola terkenal. Dia meninggalkan kota kecilnya di Rotterdam saat ia berusia 13 tahun. meninggalkan teman masa kecilnya, Sarah jasmine Struick tanpa S...
Biasanya sarah begitu sulit untuk ikut keluar neegri tapi entah kenapa ijin itu begitu mudah ia dapatkan. Bersama Shayne dan elkan tentu saja juga Rafael, sarah pergi ke paris untuk melihat pertandingan indonesia melawan Ghana.
Ada dua kamar yang dipesan. Lokasinya dekat dengan stadion yang dimana besok pagi akan dipakai untuk pertandingan indonesia melawan Ghana untuk meraih tiket terkahir olimpiade paris.
"Kau yakin berani tidur sendiri, apa kau sekamar dengan Nathan saja" Sarah menatap tajam Rafael,
"Hahahah, kau tahu. Mommy memberikan kau izin karena Nathan yang memintanya"
"Benarkah?" Rafael mengangguk,
"Baguslah, tapi aku tidak mau sekamar dengan siapapun. Aku mau kamar sendiri" sarah mendengus kesal,
"Jangan berisik, kenapa Kalian selalu bikin kegaduhan" Shayne dan elkan datang lalu duduk dikursi sebelah sarah berjejer didalam pesawat itu. Sedang Nathan sudah lebih dulu berangkat kemarin sore. ...
Hotel yang mewah, dalam 1 kamar ada dua ruangan yang berbeda dengan kasur king size. Ada private swimming pool didalam. Cuaca paris juga sedang cerah, Sarah tidak sabar untuk berenang disana.
"Sarah, kami pergi keluar dulu ya. Jangan kemana-mana sebelum kami kembali" Sarah menoleh mengikuti Shayne dan elkan,
"Kalian mau kemana?" Tanya sarah,
"Kami mau melihat timnas latihan, kau istirahat saja. Tidak usah ikut" Sarah juga tidak minat setelah melihat swimming pool diluar kamar.
"Pergilah, lama juga tidak apa" Sarah menutup pintu kamar, dan ia begitu bahagia.
Sarah lekas mengganti pakaiannya dengan baju senang warna ungu. Berenang disore hari seperti ini adalah nikmat tuhan.
Ceklek.. Sarah mendengar pintu kamar terbuka.
"Shayne, apakah kau itu?" Sarah setengah berteriak,
"Aku Nathan" pria itu masuk mencari sumber suara,
Sarah berenang ketepi kolam, dia menatap bingung kenapa Nathan bisa masuk kekamarnya?
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Aku mau mengambil sepatu Rafael" sepatu warna merah itu sudah dijinjing ditangan Nathan.
"Bagaimana bisa masuk?" Tanya sarah,
"Tadi bertemu dengan Shayne. Dia memberikan kunci kamar padaku" Sarah mengangguk,
"Cepatlah keluar. Jangan ganggu aku. Katakan pada elkan dan Shayne Jangan buru buru kembali. Aku ingin menikmati waktunya sendirian dikamar" Sarah tersenyum,
"Baiklah, enjoy your time sarah" pria itu tersenyum dan Entahlah kenapa begitu manis. Sarah hampir saja jatuh pingsan.
"Jika hari ini tidak ada latihan aku sudah masuk ke kolam dan berenang bersamanya" Nathan tertawa lucu keluar kamar. ....