19. First date??..

281 15 5
                                        

...

Mr. Struick sudah diijinkan pulang dengan bahu terlilit perban hingga setengah dadanya. Sarah dan mommnynya terus mengawasi Mr. Struick dirumah. Bahkan sarah mengambil alih segala hal termasuk menyuapi daddynya makan.

"Apakah aku harus seperti ini terus ya, biar sering disupin buah sama sarah"

"Jangan bicara seperti itu, aku ingin daddy cepat sembuh" Sarah kembali menyuapkan buah apel itu ke mulut Mr. Struick.

"Hmm Iya terima kasih ya sayang" Mr. Struick mengelus pucuk kepala Sarah dengan sayang. Ia bersyukur memiliki anak perempuan secantik dan sebaik sarah. Mirip dengan sosok neneknya dari indonesia. Setiap melihat Sarah rasa rindunya terbayar pada sosok mendiang ibunya.

"Pagi dad" Shayne bergabung di meja makan mengambil satu sandwich dan memakannya.

"Ehmm, ada yang sedang melancarkan aksinya ya?" Elkan yang baru saja datang duduk di samping sarah.

"Jangan percaya daddy, dia sedang merayumu agar boleh ikut ke indonesia lagi" sarah masih diam, saat Rafael ikut nimbrung.

"Boleh kok sayang, pergilah" Mr. Struick berhasil membuat semua orang melongo dipagi hari. Mrs. Struick tersenyum disana saat menuang susu untuk anak anaknya.

"Tumben?" Sarah tidak percaya

"Ehmm, nathan kan juga ikut. Dia juga udah ijin ke daddy untuk bawa kamu" Sarah tersenyum samar, ada kupu-kupu yang beterbangan diperutnya. Sepagi itu sudah dibuat meleleh oleh Nathan.

"Hmmm, dia pasti senang" cibir Rafael Pura Pura sebal.

"Sayang sekali untuk kali ini tidak bisa ikut membela indonesia" elkan menunduk sedih, ada aturan baru dari clubya. Dan itu membuatnya susah mendapatkan ijin dari pelatih.

"Berarti hanya Shayne dan rafa dong?" Tanya sarah,

"Siap siap sarah, kita berangkat lusa" Shayne mengingatkan,
....

Sejak memutuskan untuk berkencan sarah dan Nathan tidak lagi ragu untuk menunjukkan kebersamaan bersama. Diwaktu Luang sarah, dia akan menemani Nathan latihan dan sebaliknya. Ketika nathan punya kesempatan, dia memilih untuk menikmati waktunya bersama sarah. Seperti kali ini, keduanya memilih untuk pergi ke pusat kota untuk membeli perlengkapan yang akan dibawa ke indonesia.

Sarah begitu bahagia, gadis itu terus tersenyum ketika nathan tak pernah melepaskan genggaman tangannya. Bahkan meski didalam mobil. Pria itu tak pernah melepaskan sarah, tak ada jarak ketika keduanya berjalan. Dia ingin menunjukkan pada dunia jika sarah adalah miliknya.

Tidak banyak yang dibeli sarah, beberapa baju untuk ke Pantai. Nathan bilang setelah pertandingan dengan Filipina selesai, dia akan mengajak sarah berlibur ke Bali. Beberapa pakai terbuka coba sarah ambil.

"Tidak boleh terlalu terbuka" Nathan mengingatkan, dia tidak menyukainya. Dia tidak ingin orang lain melihat tubuh sarah.

"The weather is hot there, i should wear this" Sarah merengek,

"Tidak, aku tidak mau mereka melihat tubuhmu" Nathan mengembalikan bekini itu ke tempat semula.

Dengan perasaan sedih sarah memilih mengekori nathan menuju tempat dress lucu untuk ke Pantai.

"This outfit looks so nice to you"

Nathan mengambil beberapa dress bunga bunga. Entah dia sangat menyukai Sarah memakai dress dengan aksen bunga bunga lucu. Seribu kali lipat lebih cantik.

"Ok my boyfriend" Sarah memilih untuk pasrah, dia bersandekap begitu lucu. Tentu saja semua ekspressi sarah selalu berhasil membuat Nathan gemas. Pria itu tersenyum lalu kembali menggandeng tangan sarah.
...

-NATHANTJEO- Desire you in SummertimeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang