**Kini semua orang sudah berada di rumah sakit menunggu hasil pemeriksaan chika, sedangkan gracio, papinya chika dan zean berada di kantin rumah sakit,,
-minta maaf bang sama papinya chika,"perintah ayah cio pada zean
-zee minta maaf pi, zee salah dan zee janji akan bertanggung jawab,"ucap zean dengan suara bergetar
-nikah secepatnya, setelah kalian nikah kalian tidak boleh minta uang jajan atau uang untuk kebutuhan apapun sama papi, mommy atau ayah bunda kamu zee,"ucap papi chika yang di dukung oleh ayah cio juga
-nafkahani istri dan calon anak kamu bang, belajar jadi lelaki terhormat yang bertanggung jawab pada keluarga,"tegas ayah cio
-iya ayah, iya papi,,, zee janji buat berusaha memenuhi kebutuhan chika dan anak kami,,
-mantap bang, jangan lupa nanti tambah lagi ya, yang banyak buat anak,,
-cio,,, lo pikir anak gue pabrik apa?,"kesal papi chika yang di sambut gelak tawa dari ayah cio
**Sekarang mommy aya dan bunda shani sedang berada di ruangan dokter untuk mendengarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter pada chika
-jadi gimana dok konsidi cucu saya?,"tanya mommy aya
-maaf dokter, maksudnya keadaan cucu dan menantu saya,"sahut bunda shani yang kesal pada mommy aya yang tidak menanyakan keadaan anaknya sendiri
-sejauh ini baik-baik saja, umur kandungan chika sudah memasuki Minggu ke 5, dari gejala yang chika ceritakan ke saya kayaknya ada kemungkinan bayi chika kembar, tapi ini hanya prediksi dari gejalanya aja ya, karena umumnya hamil kembar dapat terdeteksi melalui pemeriksaan USG ketika kehamilan telah memasuki usia 10–12 minggu,"ucap dokter menjelaskan kepada dua orang calon nenek-nenek itu
-sekali bikin langsung dua biji shan, nggak tanggung-tanggung, anak kamu itu kayaknya niat banget bikin keturunan,"celetuk mommy aya yang membuat dokter tersenyum
-kalau begitu terimakasih ya dokter, kami izin pamit dulu mau jenguk menantu saya dulu,"ucap bunda shani sambil menarik tangan mommy aya keluar dari ruangan dokter itu.
**Di ruangan VVIP terlihat Chika sedang rebahan sambil memeluk zean yang juga rebahan disampingnya, ayah zean dan papinya chika sudah pergi untuk mengurus rencana pernikahan zeechik, rencananya hanya keluarga dan orang-orang terdekat saja yang di undang,,
-setelah kita nikah nanti kita harus hidup hemat ya sayang, soalnya orang tua kita sudah nggak mau ngasih kita uang untuk kebutuhan kita,"ucap zean sambil membelai rambut Chika
-iya papaji,"sahut Chika sambil tersenyum dengan suara yang sengaja di kecilkan layaknya suara anak kecil
-iihh lucu banget di panggil papaji, kamu nanti di panggil mamachik aja ya sayang,"ucap zean yang membuat mereka berdua tertawa, namun tawa mereka seketika hilang karena melihat kedatangan bunda shani dan mommy aya ke ruangan itu,,
-bunda udah ngomongin sama orang tua kamu chika, mulai sekarang kamu tinggal di rumah bunda, biar bunda dan mbak sumi ART kita bisa bantu jagain kamu,"ucap bunda shani
-iya sayang, kamu tinggal sama mertua kamu ya, mommy sering pergi nemenin papi, takutnya kamu sendirian di rumah malah kenapa-kenapa,"lanjut mommy aya yang di iyakan oleh chika
-mulai sekarang abang harus nabung buat biaya control dan lahiran chika nanti,,
-iya bun,, sahut zean
-ayo kita pulang, baju dan kebutuhan Chika biar di siapkan mommy aya dulu, nanti di antar ke rumah kita,"ucap bunda shani
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
***Saat ini di kediaman Harlan terlihat bunda shani sedang bersama chika di halaman belakang rumah, bunda shani mengajak chika untuk ngobrol sesuatu
-maafin bunda ya sayang, bunda gagal mendidik zee, bunda malu sama kamu dan orang tua kamu karena kelakuan zee,"ucap bunda shani lembut
-bunda salah paham bun,, zee nggak salah karena chika yang maksa zee buat melakukan hal itu, chika nggak mau zee di ambil orang bun, chika yang bodoh udah bikin malu keluarga bunda dan pastinya keluarga Chika juga,"sahut Chika sambil menangis
-jangan nangis sayang, kamu nggak boleh sedih, nanti cucu bunda juga ikut sedih kalau tau mamanya nangis,"ucap shani sambil memeluk dan menenangkan chika
-maafin chika ya ALLAH, chika udah bikin dosa tapi engkau masih sayang sama chika dengan cara mendatangkan wanita sebaik dan selembut bunda shani untuk jadi mertua chika,"batin chika
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
-ya ALLAH, gimana cara jelasinnya ini,"guman chika yang di dengar oleh kiti juga yang kebetulan ada di ruang keluarga,,
-kenapa sih ka?,"tanya kiti
-nggak kok de, cuman ada,,,, ucapan chika terpotong karena Christy langsung mengambil hp Chika lalu membaca chat grup cegil yang belum di close oleh chika
**Christy langsung mematung sambil menatap chika,,
-maafin kaka ya de,,
-ABAAAAANNGGGGG,, teriak kiti sambil berjalan mencari zean dengan membawa remote televisi
**Tak lama kemudian dari kamar zean terdengar suara ribut dan teriak kesakitan dari zean yang sepertinya di hajar oleh Christy
**Sedangkan Chika hanya diam tidak berani ikut campur apalagi membela zean,,