56
Hao membuka matanya perlahan dan melihat sekeliling bahwa ia telah berada di kamarnya, ia pun terduduk perlahan dan mengingat terakhir ia tertidur di dalam mobil.
Hanbin masuk ke kamar dan melihat Hao sudah terbangun, ia pun menghampirinya dan duduk di sebelahnya, Hao pun langsung memeluk Hanbin begitupun Hanbin membalas pelukannya
"Aku tidak berat kan?" Tanya Hao membuat Hanbin mengerti.
"Aku hanya menggendongmu dari mobil ke kamar sayang." Ucap Hanbin.
"Kenapa aku tertidur pulas, aku takut tidak bisa tidur nanti malam." Rengek Hao membuat Hanbin tertawa kecil.
"Siapa suruh merajuk padaku sepanjang perjalanan sampai ketiduran." Ucap Hanbin sambil terkekeh.
"Biarin! Dimana Yujin?" Tanya Hao.
"Ini masih sore, ayo jemput Yujin dan sekalian mengantar temannya." Ucap Hanbin dan diberi anggukan oleh Hao.
"Gendong!" Pinta Hao membuat Hanbin tersenyum lalu menggendongnya ala koala.
Mereka pun bergegas menjemput Yujin sekaligus mengantar teman-temannya Yujin yang masih berada di tempat camping.
Sementara Yujin, Jimin, dan Seungheon sedang menunggu kedatangan kedua orang tua Yujin, seketika ada yang memberi klakson pada mereka, Yujin mengira itu kedua orang tuanya, setelah ia melihat mobil tersebut, itu bukan mobil yang ia kenal.
"Apa kalian butuh tumpangan?" Tanya Gunwook.
Yujin melihat bahwa Gunwook membawa mobil dan didalamnya terdapat temannya, Yujin langsung menggeleng kepalanya.
"Tidak, kita sedang menunggu orang tuaku." Ucap Yujin.
"Benarkah? Sayang sekali, jika kita pergi bersama, aku akan mengajak kalian makan pizza, baiklah lain kali saja, sampai jumpa." Ucap Gunwook melambaikan tangannya dan menutup kaca jendela dan pergi meninggalkan mereka bertiga.
"Kalian seperti akrab sekali." Ucap Seungheon.
"Tidak juga." Sahut Yujin.
"Baguslah." Ucap Jimin seketika hingga membuat keduanya menatapnya, Jimin yang menyadarinya langsung bungkam.
"Maksudku, bagus karena ku pikir kakak kelas itu memiliki sifat yang buruk, terlalu ingin akrab padahal kita saja merasa risih jika dia mendekat." Ujar Jimin membuat Yujin mengangguk.
"Ya, dia memang seperti itu." Ucap Yujin.
Hanya selang beberapa menit kedua orang tuanya Yujin datang dengan mobilnya, Hanbin turun sambil membawa barang bawaan mereka dan memasukannya ke dalam garasi, dibantu oleh ketiganya sementara Hao asik berada di dalam mobil.
"Bagaimana? Menyenangkan bukan?" Tanya Hanbin yang diberi anggukan oleh ketiganya.
"Seru sekali! Aku sangat menikmatinya papa Yujin! Benarkah?" Ucap Seungheon lalu berbicara pada Jimin dan mengangguk.
"Benar, sangat menyenangkan." Sahut Jimin membuat Hanbin tersenyum.
"Senang mendengarnya, Kalau begitu lanjutkan ceritanya di dalam mobil." Ucap Hanbin yang diikuti oleh ketiganya.
Mereka pun akhirnya masuk ke dalam mobil dan melanjutkan perjalanan mereka dan menanyakan banyak hal serta memberitahu apa saja yang mereka lakukan selama liburan saat itu.
57
Soobin menutup cafe lebih awal, ia ingin mengantar Yeonjun ke stasiun, saat ini Yeonjun sedang mengemasi beberapa barang yang ia bawa, walau tidak banyak yang pasti Yeonjun hanya beberapa hari dan tidak lama untuk segera kembali lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Papi's Wishes [Haobin]
FanfikceHao yang mempunyai latar belakangi tidak memiliki kedua orang tua karena tragedi kecelakaan, lalu dia bertemu dengan Hanbin dan hidup bahagia bersamanya selamanya. Hao memiliki keinginan yang selalu apa yang ia mau, tetapi Hanbin selalu melarangnya...
![Papi's Wishes [Haobin]](https://img.wattpad.com/cover/360605790-64-k389035.jpg)